AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatan

Puskesmas Palabuhanratu Siap Sukseskan PSBB

Reporter : Rado

Sukabuminow.com || Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan mulai diterapkan Rabu (6/5/20) besok di 17 daerah se-Jawa Barat. Kabupaten Sukabumi termasuk di dalamnya. Namun, Kabupaten Sukabumi hanya akan menerapkan PSBB Parsial, dengan 14 kecamatan, termasuk Palabuhanratu.

Persiapan PSBB di Palabuhanratu terus dimatangkan. Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) terus menggelar koordinasi untuk kelancaran proses PSBB. Puskesmas Palabuhanratu juga ikut ambil bagian dalam rangka menyukseskan PSBB tersebut.

“Selama masa PSBB nanti, pelayanan tetap berjalan normal seperti biasa. Kami tetap buka 24 jam dengan pembagian tugas yang sudah disepakati,” ungkap Kepala Puskesmas Palabuhanratu, Irwan Ruswandi, Selasa (5/5/20).

Irwan mengatakan, selama masa PSBB yang direncanakan berjalan selama 14 hari, seluruh pegawai Puskesmas akan menjadi petugas survei lapangan.

“Kami akan melacak siapapun yang pulang dari zona merah. Kita pantau 14 hari ditambah 7 hari.
Jika ada batuk, pilek, apalagi panas, kita akan langsung lakukan Rapid Diagnostic Test (RDT),” terangnya.

Ia menjelaskan, jika hasil RDT positif, maka pihaknya akan melakukan isolasi. Sebab bagaimanapun caranya, pihaknya harus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Puskesmas dengan tenaga yang sangat terbatas, akan membuat pembagian tugas. Kami akan bergabung di Pos PAM Gunung Butak Palabuhanratu. Akan disiapkan ambulans dengan APD lengkap tingkat dua yakni hazmat suit dan lainnya untuk mendukung penuh PSBB ini,” ujarnya.

Selain itu, tim medis Puskesmas Palabuhanratu juga akan melakukan pengukuran suhu tubuh langsung kepada masyarakat di lokasi check point. Jika ditemukan orang dengan suhu lebih dari 38 derajat celsius, maka akan langsung dilakukan RDT.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin. Agar PSBB ini berjalan sukses. Inti PSBB adalah memutus mata rantai Covid-19. Masyarakat wajib memakai masker dan menjaga jarak,” paparnya.

Irwan menegaskan, di Puskesmas akan dipasang imbauan yang mewajibkan setiap pengunjung Puskesmas diwajibkan memakai masker.

“Seluruh petugas Puskesmas Palabuhanratu akan bekerja dengan cara Preventif (Pencegahan), Promotif (Sosialisasi Pencegahan), dan Curative (Pengobatan),” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close