Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menuntaskan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayahnya yang meliputi 381 desa dan lima kelurahan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk menghadirkan 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Koperasi Merah Putih digagas sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang mengusung prinsip gotong royong dan pemberdayaan. Program ini menyasar masyarakat desa dan kelurahan agar memiliki wadah usaha bersama yang legal, terstruktur, dan berbasis pada potensi ekonomi setempat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menjelaskan bahwa koperasi tersebut tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapi juga instrumen sosial yang mampu memperkuat ketahanan masyarakat secara menyeluruh.
“Koperasi Merah Putih di Sukabumi diarahkan untuk mengoptimalkan hasil pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta potensi lokal lainnya seperti wisata dan produk kreatif desa,” ujar Ade usai mengikuti pertemuan virtual dengan Kemenkop UKM, Senin (7/7/25).
Ia menegaskan, koperasi ini menjadi alat strategis dalam menciptakan kemandirian desa dan pengurangan ketergantungan masyarakat terhadap sektor ekonomi yang tidak inklusif. Lebih dari itu, koperasi juga diproyeksikan berperan penting dalam ketahanan pangan dan distribusi hasil produksi lokal secara efisien.
Program Koperasi Merah Putih sendiri diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) RI, sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi rakyat. Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa keberadaan koperasi ini akan menjadi fondasi baru dalam struktur ekonomi nasional yang lebih berkeadilan.
“Koperasi Merah Putih merupakan wujud ekonomi yang berpihak pada rakyat. Dengan memberdayakan masyarakat dari desa, kita menanam pondasi ekonomi nasional yang kuat,” ungkapnya.
Kabupaten Sukabumi termasuk salah satu daerah yang telah menyelesaikan tahapan pembentukan koperasi lebih awal. Seluruh koperasi yang telah dibentuk tersebut akan segera diaktifkan setelah peluncuran resmi di tingkat nasional pada 19 Juli 2025 mendatang.
Reporter: Ridwan HMS
Redaktur: Andra Permana
