Pembunuh Perempuan di Cibadak Diciduk, Polisi Ungkap Motifnya

Sukabuminow.com || Pelaku pembunuhan janda cantik, Siti Umi Kulsum atau Eneng Kulsum, diciduk polisi setelah empat hari buron. Pria berinisial RR alias Aden (30 th), dicokok personel Sat Reskrim Polres Sukabumi, saat dalam perjalanan menuju Gunung Walat, Cibadak, Senin (16/5/22) sekitar pukul 2 siang.

“Identitas pelaku diungkap berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh dari penyelidikan dan penyidikan kami. Saat ditangkap, pelaku dalam penyamaran,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP I Putu Asti Hermawan Santosa, dalam konferensi pers di Mapolsek Cibadak, Senin malam.

“Pelaku merupakan warga Desa Karangtengah, Cibadak,” imbuhnya.

Motif pelaku menghabisi janda dua anak itu dilatar belakangi masalah asmara. Putu Asti menjelaskan, pelaku tidak terima korban akan rujuk dengan mantan suaminya. Saat peristiwa itu terjadi, status pelaku dan korban adalah mantan kekasih, setelah sebelumnya menjalin hubungan selama empat bulan.

“Pelaku tidak terima dengan keputusan korban. Hingga akhirnya terjadi peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untuk menusuk korban, satu unit ponsel, satu buah peci, dan rambut palsu untuk penyamaran.

“Pelaku dijerat Pasal 338 Tindak Pidana Pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP Tindak pidana Pembunuhan Berencana, maksimal hukuman penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun,” ujar Putu Asti.

Sebelumnya diberitakan, Siti Umi Kulsum alias Eneng Kulsum, Kampung Babakan Sirna RT 05/13 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban penusukan. Peristiwa itu terjadi di depan kediaman orang tuanya, Jumat (13/5/22).

“Korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Tak lama setelah itu, pelaku menusuk korban menggunakan senjata tajam di leher dan tangannya. Saya mendekati tempat kejadian, dan melihat korban sudah tergeletak bercucuran darah,” tutur saksi mata, Yogi, saat itu.

Melihat hal itu, Yogi dan warga lainnya segera melarikan korban ke RSUD Sekarwangi. Upaya pertolongan sempat diberikan tim medis, namun nyawa korban tidak tertolong. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru