Pembangunan Halte ‘Si Tayo’ Butuh Anggaran Miliaran Rupiah
Sukabuminow.com || Pembangunan halte merupakan salah satu penunjang berjalannya program BRT (Bus Rapid Transit) yang akan digulirkan oleh Pemkot (Pemerintah Kota) Sukabumi. Rencananya, pembangunan halte tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.
Menurut Abdul Rachman, Kepala Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Sukabumi, perencanaan pembangunan halte disepanjang Jalur Lingsel (Lingkar Selatan) tersebut sudah disampaikan kepada Kemenhub (Kementrian Perhubungan) RI.
“Alhamdulilah kita sudah sampaikan terkait dengan perencanaan pembangunan tersebut, dan saat ini tengah dilakukan kajian oleh pihak kementrian,” katanya saat dihubungi Sukabuminow melalui sambungan telepon, Senin (11/2/19).
Baca Juga :
Adapun kebutuhan anggaran untuk pembangunan beberapa halte di sepanjang jalur Lingsel tersebut, diperkiran mencapai Rp12 Miliar.
“Kita akan bangun 12 halte dan setelah kami hitung kebutuhannya mencapai belasan miliar. Hal ini sudah kami sampaikan kepada Kemenhub,” ujar Abdul Rachman.
Ia berharap, Kemenhub dapat merealisasikan usulan Dishub Kota Sukabumi tersebut. Sehingga program BRT dapat berjalan optimal dan membuat transportasi darat di Kota Sukabumi semakin baik.
“Kami berharap halte itu segera dibangun tahun 2020. Sehingga program BRT berjalan optimal,” harapnya.
Meski demikian, ‘Si Tayo’ (nama populer program BRT) tersebut tetap akan diluncurkan atau dioperasikan pada awal April mendatang sesuai dengan perencanaan Pemkot Sukabumi.
“‘Si Tayo’ akan tetap dioperasikan pada 1 April 2019 meski fasilitas penunjang belum lengkap,” pungkasnya. (Eko Arief)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




