Pastikan Tempat Wisata Tertib, Kecamatan Palabuhanratu Bentuk Resata

Sukabuminow.com || Sebuah gebrakan di sektor pariwisata dilakukan Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu. Gebrakan tersebut yakni membentuk Relawan Sadar Wisata (Resata) dan Kader Tangani Sampah Kecamatan Palabuhanratu.

Pembentukan tersebut diresmikan dan dikukuhkan oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Citepus, Rabu (27/4/22).

“Sementara ini Resata dibentuk dari tiga wilayah, yakni Jayanti, Citepus, dan Kelurahan Palabuhanratu,” terang Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar, melalui Sekretaris, Ece Misbah.

Ece mengatakan, anggota Resata berjumlah 82 orang dari tiga wilayah tersebut. Puluhan relawan tersebut ditempatkan di 11 lokasi wisata di sekitar Kecamatan Palabuhanratu.

“Kita tempatkan di 11 lokasi. Di antaranya di Pantai Batu Bintang, Pantai Cipatuguran, TIC Gado Bangkong, Istana Presiden, Taman NR, RTH Citepus, Muara Citepus, Pantai Wisata, Pantai Istiqomah, RTH Taman Lumba, dan Pantai Katapang Condong,” beber Ece.

Ia menjelaskan, tujuan dibentuknya Resata yakni untuk menata dan menjaga area wisata di Kecamatan Palabuhanratu. Tugas Resata, kata Ece, yakni mengurus parkir, memastikan tidak ada mark up harga, menjaga kebersihan, dan menjaga kondusifitas lokasi wisata.

“Ini juga merupakan upaya kami untuk mendukung Revalidasi CPUGG (Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark). Kami ingin semua pelaku dan penunjang pariwisata di Kecamatan Palabuhanratu memiliki sifat someah hade ka semah,” bebernya.

Dalam prakteknya, Ece menegaskan, pihaknya meminta pembinaan dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan. Selain itu, Resata juga dilengkapi dengan rompi Resata, 14 tempat portabel, dan 10 unit megaphone.

Di tempat sama, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, Palabuhanratu memiliki segalanya untuk sektor pariwisata. Namun ia menegaskan, pengawasan tidak akan cukup jika hanya mengandalkan pemerintah.

“Ini ide bagus di Kecamatan Palabuhanratu. Sehingga nantinya para Resata yang sehari-hari ada di tempat wisata ini yang berperan sebagai tulang punggung untuk menjaga,” ujarnya.

Selain itu, Marwan juga berjanji akan akan instruksikan Dinas Pariwisata agar ‘menyekolahkan’ para Resata ke daerah lain. Dirinya menyebut, Kabupaten Banyuwangi, menjadi tempat cocok untuk belajar.

“Yang paling identik dengan Kabupaten Sukabumi adalah Kabupaten Banyuwangi. Mereka sekarang sudah berubah. Di Banyuwangi itu untuk perawatan tidak mengandalkan anggaran pemerintah. Para pelaku wisata yang melakukannya, contohnya cat yang terkelupas di tempat wisata itu sudah mereka tangani. Sampah juga menjadi tanggung jawab dari para pelaku wisata,” paparnya.

“Kami dukung dan support program ini. Semoga para Resata dapat bekerja maksimal dan dapat menjadi penanggung jawab tempat-tempat wisata di Palabuhanratu,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru