Menabung dengan Sampah, Warga Sekarwangi Cibadak Cairkan Dana Jelang Lebaran

Reporter : Mulya H

Sukabuminow.com || Memiliki tabungan uang, itu sudah biasa. Namun, bagaimana jika menabung dengan sampah dan menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari-hari bahkan untuk lebaran?. Itu terjadi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Di Kampung Mekaralam RT 01/05, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, terdapat sebuah bank sampah bernama Insan Mandiri yang telah beroperasi cukup lama. Anggota bank sampah tersebut merupakan warga sekitar. Mereka menabung dengan sampah yang bisa didaur ulang. Jelang lebaran tahun ini, para anggota Bank Sampah Insan Mandiri melakukan pencarian dana, Rabu (5/5/21).

“Masyarakat sekitar menyerahkan sampah yang bisa didaur ulang ke Bank Sampah Insan Mandiri. Selanjutnya diuangkan dan disimpan. Baru tadi dicairkan,” terang Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska.

KABID Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska (dua dari kanan), saat menghadiri pembagian tabungan nasabah Bank Sampah Insan Mandiri. Foto : Ist

Denis mengatakan, tak kurang dari 40 orang anggota menerima pencairan dana dari Bank Sampah Insan Mandiri di gedung MI Kebon Randu tersebut. Lebih istimewa, kegiatan tersebut dihadiri istri Bupati Sukabumi yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan. Hadir pula Kepala DLH, Dedah Herlina, Camat Cibadak, Lesto Rosadi, dan jajaran Pemerintah Desa Sekarwangi.

“Jumlahnya beragam. Tadi ada yang memiliki jumlah tabungan terbesar namanya Bu Yayan. Nilainya 497.050 rupiah,” terang Denis.

Di tempat sama, Yani Jatnika Marwan, menyebut pengelolaan sampah dengan konsep Reuse, Reduce, dan Recycle (3 R), memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan cara itu, sampah tidak akan lagi dianggap sebagai masalah, melainkan menjadi sebuah berkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya sangat senang dengan kehadiran Bank Sampah Insan Mandiri ini,” ungkap Yani yang juga membagikan infaq kepada 10 orang anak yatim dalam kegiatan itu.

Ia berharap, konsep yang dimiliki Bank Sampah Insan Mandiri dapat ditiru oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, juga dapat mengurangi beban sampah yang harus diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA). Sehingga usia pakai TPA dapat lebih panjang.

“Cara itu juga dapat menunjang tercapainya Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga melalui pengurangan sampah sebesar 30 persen. Serta penanganan sampah sebesar 70 persen pada tahun 2025 nanti. Harus dilanjutkan dan diperbanyak di setiap wilayah,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru