Sukabuminow.com || Musim kemarau yang panjang selama ini menjadi masa yang tidak mudah bagi sebagian warga Kampung Ciwaru Girang, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Keterbatasan sumber air membuat warga harus mencari dan memenuhi kebutuhan air bersih dari wilayah sekitar pesisir.
Kini, harapan warga mulai tumbuh setelah pembangunan sumur bor melalui Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun 2026 hadir di lingkungan mereka.
Enih, istri Ketua RT 02/03 Kampung Ciwaru Girang, mengatakan pembangunan tersebut menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat. Selama ini, wilayah tersebut memang dikenal sebagai salah satu daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Sebelumnya daerah kami memang susah air. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, selama ini warga mengambil dan mencari air dari wilayah sekitar pesisir,” ujar Enih saat ditemui di lokasi, Rabu (9/9/26).
Sumur Bor Jadi Harapan Baru Saat Kemarau
Menurut Enih, keberadaan sumur bor menjadi sangat berarti, terutama ketika kemarau berlangsung dalam waktu yang cukup panjang dan kebutuhan air bersih meningkat.
Ia mengatakan warga merasa terbantu dengan adanya pembangunan sarana penyediaan air tersebut. Meski fasilitasnya belum diserahterimakan secara resmi kepada masyarakat, keberadaan sumur bor telah memberikan harapan baru bagi warga Kampung Ciwaru Girang.
“Alhamdulillah, di saat kemarau panjang dan warga sangat membutuhkan air bersih, sekarang ada pembangunan sumur bor di wilayah kami. Tentunya warga sangat bersyukur dan merasa terbantu,” katanya.
Sumur bor tersebut direncanakan dengan kedalaman 50 meter sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Dalam pelaksanaannya, kedalaman pengeboran mencapai sekitar 54 meter untuk mendapatkan sumber air yang memadai.
Bagi warga, pembangunan itu tidak hanya dipandang sebagai proyek infrastruktur. Sarana tersebut diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama bertahun-tahun dirasakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi
Mewakili warga Kampung Ciwaru Girang, Enih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan sumur bor Program SPAM 2026.
Ia secara khusus mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, termasuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi yang menjalankan program tersebut.
“Kami mewakili warga mengucapkan alhamdulillah dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Bupati Sukabumi Pak Asep Japar, para anggota dewan, dan Disperkim Kabupaten Sukabumi. Pembangunan ini sangat berarti bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih,” ucap Enih.
Ia berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat setelah seluruh proses pembangunan rampung.
Pembangunan sumur bor tersebut menjadi salah satu harapan warga untuk menghadapi musim kemarau. Akses air yang sebelumnya sulit diperoleh diharapkan dapat semakin dekat setelah fasilitas tersebut selesai dibangun dan diserahterimakan.
Dikerjakan Selama 60 Hari
Pembangunan sumur bor di Kampung Ciwaru Girang merupakan bagian dari Program SPAM 2026 Disperkim Kabupaten Sukabumi.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Trio Muda Berkarya dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Berdasarkan data pekerjaan, pembangunan itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp97.468.000 dengan Nomor SPK 000.3.2/A63/SPK/BID.AMS/DPKP/VII/2026.
Bagi Enih dan warga Kampung Ciwaru Girang, pembangunan sumur bor tersebut menjadi harapan sederhana yang memiliki arti besar. Setelah selama ini menghadapi kesulitan air, masyarakat kini menantikan sarana tersebut dapat segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
