Kabupaten Sukabumi

Kiat Pemerintah Kecamatan Bantargadung Atasi Krisis Air di Musim Kemarau

Sukabuminow.com || Dampak musim kemarau. Yang tengah melanda. Tidak terlalu parah dirasakan warga Kecamatan Bantargadung. Kabupaten Sukabumi.

Hal itu diakui Camat Bantargadung : Munawar. Usai kegiatan Bimbingan Teknis : Bimtek Pengolahan Hasil Pertanian Tingkat Wilayah Tahun 2019. Di Balai Penyuluhan Pertanian : BPP Kecamatan Bantargadung. Kamis (25/7/19).

“Setiap tahun Bantargadung memang selalu krisis air. Setiap musim kemarau. Tapi tahun ini. Agak sedikit beda,” tuturnya.

Baca Juga :

Ia menjelaskan. Area terparah kekeringan. Yakni di sekitar kantor kecamatan. Bahkan gak jarang. Warga harus keluar wilayah kecamatan. Untuk mendapatkan air bersih.

“Kami membuat sumur bor. Dalamnya 60 meter. Alhamdulillah airnya bisa digunakan warga sekitar,” terangnya.

Untuk mencegah perselisihan. Dan rebutan air bersih tersebut. Munawar menyiasatinya dengan menetapkan jadwal mengantri. Untuk mengambil air. Yakni mulai pukul 01.00 WIB dini hari.

“Kalau siang kan warga kerja. Jangan sampai ada yang iri. Jadi kita tetapkan malam. Berdasarkan kesepakatan. Pengambilan air dibatasi. 1 kepala keluarga hanya boleh maksimal 5 jerigen,” paparnya.

Selain adanya sumur bor. Di area kecamatan. Bantargadung juga telah memiliki Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat : Pamsimas. Yang dibangun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman : Perkim Kabupaten Sukabumi. Pada tahun lalu.

“Pamsimas dari Perkim. Ada di 5 titik. Suplai air bersih. Untuk warga. Masih tertolong dengan adanya Pamsimas,” tutupnya. (Ridwan HMS)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button