AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Reporter : Ridwan HMS

Sukabuminow.com || Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengimbau kepada seluruh kepala daerah agar lebih hati-hati menghadapi potensi kenaikan kasus baru Covid-19 pasca perayaan Idul Fitri 1442 H. Potensi meningkatnya penyebaran Covid-19 bisa diakibatkan karena mudik.

“Pasca lebaran ini, hati-hati dan harus waspada,” ujar Jokowi yang memberikan pengarahan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia secara virtual, Senin (17/5/21).

Jokowi meminta semua daerah harus menggencarkan kembali testing, tracing, dan treatment. Semua langkah tersebut untuk melakukan pencegahan sedini mungkin.

“Semua harus sama sama melakukan testing, tracing, dan treatment. Semakin banyak testing semakin baik. Selain itu rasio keterisian tempat tidur di rumah sakit harus diawasi. Secara nasional keterisian tempat tidur rumah sakit di bawah 50 persen, yakni 29 persen. Meskipun beberapa provinsi masih ada yang berada di atas 50 persen,” kata Jokowi.

Terkait imbauan Jokowi, sejak awal Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, telah mengantisipasi lonjakan pemudik. Salah satunya dengan menutup semua akses kedatangan ke Kabupaten Sukabumi.

“Kita sejak awal sudah mengantisipasinya dengan menutup semua akses. ditambah dengan pelaksanaan PPKM,” kata Marwan usai mengikuti pengarahan Presiden bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin.

Bahkan, lanjut Marwan, Dinas Kesehatan telah menyiapkan tes antigen di daerah yang paling banyak didatangi pemudik untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Proses testing, tracing, dan treatment di Kabupaten Sukabumi melibatkan berbagai pihak, dengan tujuan bisa melakukan pelacakan sampai ke akar-akarnya. Sehingga tidak ada yang terlewatkan,” bebernya.

Mengenai keterisian tempat tidur di rumah sakit, saat ini kondisi Kabupaten Sukabumi berada di bawah 50 persen.

“Di kita 30 persen. Sementara angka kesembuhan mencapai 94 persen,” pungkasnya.

Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close