AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahanPertanian

Implementasi Catumbiri Strategy, Tuty : Butuh Support System

Sukabuminow.com || Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, merilis Catumbiri Strategy sebagai proyek perubahan (proper). Saat ini Tuty -sapaan akrab Kadistan- tengah memasuki tahap akhir Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2023 di BPSDM Provinsi Jawa Barat, Cimahi.

Tuty menjelaskan, Catumbiri merupakan kepanjangan dari Catch the market opportunity, Touch the farmer, Manage the technical, Based on environtment capacity, dan Re-build Collaboration. Seluruh elemen yang disebut merupakan sejumlah aksi komprehensif pembangunan pertanian dari hulu ke hilir.

“Catumbiri Strategy maupun proper lainnya tentu membutuhkan unsur lainnya. Yang saya maksud di sini adalah sistem pendukung atau support system agar berjalan baik,” terang Tuty, Selasa (1/8/23).

Support system, kata Tuty, merupakan pendukung yang selalu memberikan dampak positif dan kritik membangun bagi keberhasilan sebuah proyek. Ia menyebut, keberadaan mereka yang suportif dalam tim dan lingkungan kerja akan berdampak luar biasa terhadap akselerasi pencapain target.

“Demikian pula halnya untuk implementasi strategi catumbiri. Dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan terlebih dari pimpinan, rekan, keluarga, dan seluruh pihak yang peduli dengan pertanian. Selain dukungan, kolaborasi nyata adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Catumbiri Strategy merupakan strategi pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. Regulasinya diatur dalam Perbup Nomor 16 Tahun 2023.

“Harapannya melalui implementasi strategi ini, persoalan yang selama ini dihadapi petani bisa segera teratasi,” ujarnya.

Tahap awal permodelan Catumbiri Strategy, lanjut Tuty, dilaksanakan di Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar. Lokasi yang dipilih merupakan lahan milik Gapoktan Sugih Mukti yang memiliki usaha tani padi organik.

“Nah ke depan, permodelan seperti ini akan dikembangkan untuk setiap wilayah dengan komoditas pertanian unggulan masing-masing,” tandasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button