Sukabuminow.com || Forum Indonesia Transparansi Anggaran : FITRA Sukabumi. Tidak menyetujui kebijakan Tax Amnesty II. Yang digulirkan pemerintah.
Sekjen FITRA Sukabumi : Misbah Hasan. Menyebut penolakan tersebut. Berdasarkan pada Tax Amnesty I. Yakni repatriasi dana dari luar negeri. Yang dinilai gagal dan jauh dari target. Dan jika Tax Amnesty II digulirkan. Maka akan terkesan pemerintah tidak memiliki sikap tegas. Serta bertentangan dengan semangat pajak itu sendiri. Yang bersifat memaksa.
“Ketimbang menjalankan Tax Amnesty jilid II. Kementerian Keuangan seharusnya menindaklanjuti data base tahun lalu. Agar bisa memaksimalkan potensi pajak. Dan melakukan sosialisasi terkait perpajakan. Agar menimbulkan semangat wajib pajak,” tututnya kepada Sukabuminow. Minggu (4/8/19).
Baca Juga :
Menurutnya. Pemerintah harusnya memaksimalkan perjanjian AEoI. Yang dapat dimanfaatkan untuk melacak dan memberi efek jera. Bagi wajib pajak yang ‘nakal’. Ketimbang meluncurkan Tax Amnesty lagi.
“Pelaksanaan Tax Amnesty jilid II pasca Pemilu. Bukanlah kebijakan prioritas. Seharusnya pemerintah lebih menekankan pada evaluasi kebocoran. Dan juga minimnya potensi pajak di sektor lain. Seperti PNBP sektor SDA non migas,” terangnya.
“Dalam program Tax Amnesty 2016-2017. Jumlah pesertanya mencapai 974.058 pelaporan Surat Pernyataan Harta : SPH. Dari 921.744 Wajib Pajak : WP. Sementara deklarasi harta yang berhasil dilaporkan. Sebesar Rp4.813,4 Triliun. Dan repatriasi Rp46 triliun,” tutupnya. (Diana NH)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
