Sukabuminow.com || Situasi di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menjadi perhatian warga setelah muncul laporan dugaan pelanggaran hukum kekerasan seksual terhadap anak yang kembali ditangani oleh aparat penegak hukum Polres Sukabumi.
Informasi yang beredar di lingkungan masyarakat menyebutkan adanya laporan dari pihak keluarga terkait dugaan peristiwa seorang siswi di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah tersebut mengalami kehamilan oleh seorang pria yang berprofesi sebagai tukang ikan mas keliling. Namun demikian, aparat kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.
Seorang warga setempat berinisial A membenarkan bahwa isu tersebut tengah menjadi pembicaraan warga. Ia menyebutkan bahwa informasi awal yang beredar di masyarakat menyatakan laporan telah disampaikan ke pihak kepolisian pada awal pekan ini.
“Yang saya dengar, keluarga sudah melaporkan ke polisi hari Senin kemarin,” ujarnya, Selasa (9/6/26).
A mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi kejadian yang dilaporkan. Namun, ia menuturkan bahwa informasi yang beredar menyebutkan adanya kondisi yang kemudian mendorong keluarga untuk menempuh jalur hukum.
“Kalau detailnya saya kurang tahu. Yang saya dengar dari lingkungan sekitar, pihak keluarga kemudian melapor ke kepolisian,” tambahnya.
Warga tersebut juga menilai bahwa kasus ini menimbulkan perhatian luas di lingkungan masyarakat, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman dan melibatkan warga lintas kecamatan, termasuk dari wilayah Cibitung. Terlebih sebelumnya kejadian yang hampir serupa juga menimpa bocah perempuan 11 tahun yang masih berawal dari kawasan tersebut
Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi lebih jauh sebelum ada keterangan dari pihak berwenang.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan pendalaman secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
