Sukabuminow.com || Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendorong perusahaan di daerah untuk menjadikan kepatuhan terhadap perizinan dan kewajiban daerah sebagai bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Iwan Ridwan, saat memimpin kunjungan kerja pengawasan ke PT Cosmo Technology di Kecamatan Cibadak, Rabu (19/8/26).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan sekaligus pembinaan terhadap kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perizinan yang berlaku di Kabupaten Sukabumi.
Iwan hadir bersama jajaran DPMPTSP, Bapenda, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, serta Camat Cibadak.
Dari hasil kunjungan, Komisi I DPRD Sukabumi mengapresiasi kepatuhan PT Cosmo Technology dalam memenuhi dokumen perizinan bangunan.
Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) perusahaan disebut telah lengkap untuk seluruh gedung yang ada.
Selain itu, izin pengusahaan air tanah (IPAT) untuk sumur bor perusahaan juga telah diperpanjang sebelum masa berlakunya berakhir.
“Saya selaku Ketua Komisi I bangga dan mendorong PT Cosmo menjadi pionir dalam kepatuhan terhadap aturan. Tentu hal ini akan menjadi keberkahan bagi Kabupaten Sukabumi,” ujar politisi PKS itu, Kamis (20/8/26).
Menurutnya, kepatuhan perusahaan bukan sekadar persoalan administratif. Kepatuhan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus memastikan aktivitas industri berjalan sesuai ketentuan.
Komisi I juga menyoroti dukungan PT Cosmo Technology terhadap kemandirian fiskal Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Perusahaan disebut telah memutasikan pelat nomor kendaraan operasionalnya ke wilayah Sukabumi. Dengan demikian, kewajiban pajak kendaraan tersebut turut memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah.
“Kami juga mengapresiasi kesiapan PT Cosmo mendukung upaya kemandirian fiskal Pemkab Sukabumi. Kendaraan operasionalnya sudah dimutasikan ke Sukabumi sehingga pajaknya turut membantu pembangunan kita,” kata Iwan.
Langkah tersebut dinilai penting karena optimalisasi penerimaan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Kepatuhan pelaku usaha juga menjadi salah satu faktor dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Selain perizinan dan pajak, Komisi I memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Cosmo Technology.
Program sosial perusahaan disebut telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kecamatan Cibadak. Salah satu bentuknya adalah pembangunan sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat.
Iwan berharap praktik tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Sukabumi.
“Dari sisi TJSL, sudah terlihat kegiatan positif yang selalu berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Cibadak. Ada beberapa Rutilahu yang dibangun melalui TJSL,” tuturnya.
Ia menilai hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu dibangun dalam pola yang saling menguatkan. Perusahaan menjalankan usaha secara patuh, pemerintah memberikan kepastian regulasi, sementara masyarakat memperoleh manfaat dari keberadaan aktivitas ekonomi.
“Mudah-mudahan komitmen positif ini bisa ditiru perusahaan-perusahaan lainnya di Kabupaten Sukabumi sehingga tercipta kondisi yang harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” pungkas Iwan.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
