Disperkim Sukabumi Pastikan Pembangunan Tak Asal-asalan: Ini Aturan Mainnya!

Sukabuminow.com || Pembangunan makin masif, tapi bukan berarti bisa sembarangan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi kini makin serius mengatur tata ruang wilayah, terutama untuk perumahan dan kawasan industri. Tujuannya jelasjelas, yakni menciptakan lingkungan yang nyaman, tertata, dan tetap ramah lingkungan.

Sekretaris Disperkim, Herdiawan Waryadi, mengatakan bahwa penataan ruang jadi kunci penting agar pembangunan tak menabrak aturan dan merugikan masyarakat di masa depan.

“Kita ingin pembangunan itu seimbang. Masyarakat butuh tempat tinggal, industri perlu tumbuh, tapi semua tetap harus menjaga lingkungan,” tegasnya, Jumat (11/4/25).

Herdi menjelaskan bahwa segala pembangunan, baik perumahan maupun industri, wajib mengacu pada dua dokumen penting, yakni Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kedua regulasi ini bukan sekadar formalitas, tapi panduan teknis agar pembangunan berjalan sesuai jalur.

“Kalau mau bangun perumahan atau pabrik, cek dulu wilayahnya masuk zona apa. Itu semua sudah diatur, tinggal patuhi,” katanya.

Ia juga menyarankan masyarakat atau pengembang yang ingin lebih detail untuk berkoordinasi langsung dengan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan kawasan hunian yang layak dan kawasan industri yang tertib, tanpa mengorbankan ruang terbuka hijau atau merusak alam.

Kenapa ini penting?

Sukabumi dikenal sebagai daerah yang masih memiliki banyak ruang terbuka dan potensi alam. Tapi, jika pembangunan tak dikendalikan, bukan tak mungkin ke depan akan muncul konflik ruang, seperti permukiman tumpang tindih dengan kawasan industri, banjir karena resapan air berkurang, dan kualitas hidup warga pun ikut terdampak.

“Makanya penataan ruang ini bukan sekadar urusan teknis. Ini menyangkut hajat hidup banyak orang ke depan,” pungkas Herdi.

Dengan adanya regulasi yang semakin diperkuat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap bisa menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan ekologi. Pembangunan bisa tetap jalan, tapi lingkungan dan kualitas hidup tetap aman terjaga. (Andry Hidayat)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru