Disambut Antusias di Cisolok, Marwan Hamami Beberkan Wajah Kabupaten Sukabumi Kedepan

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Calon Bupati Sukabumi nomor urut 2, Marwan Hamami, menyambangi masyarakat di Kampung Cimareme RT 02/05, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/11/20).

Dalam kesempatan itu, Marwan bertatap muka dengan masyarakat yang mengeluarkan berbagai aspirasi kepada Bupati Sukabumi yang tengah cuti tersebut. Di antaranya sulitnya memperoleh Kartu Tani Indonesia dan menginginkan pembangunan sarana olahraga di tempat tersebut.

“Pada dasarnya apa yang diinginkan masyarakat itu programnya sudah berjalan. Hanya tinggal didorong lebih jauh saja supaya dinas terkait lebih cepat merespon apa yang diinginkan masyarakat. Sudah ada porsinya. Kita akan lakukan percepatan untuk hal ini supaya masyarakat bisa menikmati apa yang menjadi kebutuhannya,” tutur Marwan di depan masyarakat.

Selain itu, Marwan meminta masyarakat membantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memerangi Covid-19.

“3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) harus terus diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat,” terangnya.

Lebih jauh, Marwan juga berbicara capaian pembangunan Pemkab Sukabumi sejauh ini. Dimana infrastruktur di Kabupaten Sukabumi berupa jalan kabupaten sudah mencapai 90 persen. Seandainya tidak ada refocusing anggaran akibat Corona, kata Marwan, pembangunan seluruh jalan kabupaten akan selesai.

“Kami juga sudah mendapat persetujuan untuk melakukan pengaspalan jalan dari Sirnarasa ke Ciptagelar. In Syaa Allah akan direalisasikan bulan November ini,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Marwan juga berbicara tentang banyaknya industri manufaktur di Kabupaten Sukabumi. Sehingga sejauh ini banyak pabrik dan mayoritas pegawainya adalah kaum perempuan. Ia menegaskan, Pemkab Sukabumi dibawah komandonya telah merubah hal itu sejak pertama menjabat sebagai Bupati Sukabumi. Peralihan terjadi dan menitikberatkan industri kepada pertanian dan pariwisata.

“Contoh di Ciwaru, Kecamatan Ciemas, dulu 80 persen masyarakatnya menjadi TKW. Sekarang itu sudah berubah. Hanya tinggal 20 persen yang menjadi TKW,” paparnya.

“Saya tidak mengizinkan di Ciwaru dibangun hotel bintang 3. Sehingga membuka peluang masyarakat untuk membuka home stay.
Mereka bisa mengumpulkan 2 sampai 5 juta per bulan. Itu dari home stay saja. Belum lagi mereka yang rajin mengolah makanan,” imbuhnya.

Dirinya juga memohon doa untuk mewujudkan mimpi menjadikan Palabuhanratu sebagai Ibukota Kabupaten Sukabumi. Dimana seluruh perkantoran akan dipindahkan ke Palabuhanratu. Saat ini, proses pembangunan kantor perkantoran Pemkab Sukabumi tengah dibangun di area Lapang Cangehgar.

“Bayangkan saja, ada sekitar 16 ribu PNS yang akan pindah ke Palabuhanratu. Itu akan membuka peluang bagi masyarakat dalam segi ekonomi,” tegasnya.

“Belum lagi, Palabuhanratu akan memiliki Pelabuhan Samudera di lahan bekas Pelita Air Service. Kemarin sudah diukur lagi seluas 40 hektare. Kemudian ada juga Pelabuhan Regional di Palabuhanratu. Belum lagi ada Pelabuhan Pengumpan di Cibangban. Kita harus siap menghadapi itu semua,” sambungnya.

“Mari sama-sama melanjutkan kebaikan untuk Sukabumi yang Religius, Maju, Inovatif, Sejahtera Lahir Batin. Melakukan perubahan itu sulit, tapi harus dilakukan,” tutupnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru