Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Peternakan memastikan seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan maupun yang akan disembelih menjelang Hari Raya Iduladha dalam kondisi sehat dan layak. Hal ini didasarkan pada hasil pemantauan intensif yang dilakukan selama dua pekan terakhir di berbagai titik penjualan hewan kurban.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menyampaikan bahwa tim kesehatan hewan telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap hewan kurban, baik yang masuk ke wilayah Sukabumi maupun yang dikirim keluar daerah. Pemeriksaan meliputi deteksi penyakit menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD).
“Hingga saat ini, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi kasus PMK maupun LSD pada hewan kurban yang diperiksa. Ini tentunya memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban,” ujar Asep, Kamis (5/6/25).
Selain itu, pihaknya juga menindaklanjuti temuan hewan yang menunjukkan gejala kurang sehat, seperti demam atau kondisi lemas. Penanganan dilakukan langsung di lapangan melalui pemberian obat dan vitamin. Apabila ditemukan penyakit berat, seperti parasit usus yang cukup parah, pihaknya menyarankan agar hewan tersebut tidak diperjualbelikan.
“Pemeriksaan suhu tubuh yang sedikit meningkat masih tergolong wajar, kemungkinan karena faktor perjalanan atau perubahan cuaca. Namun demikian, semua hewan tersebut tetap kami tangani secara medis agar tetap dalam kondisi optimal,” jelasnya.
Dinas Peternakan juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat sebelum membeli hewan kurban. Salah satunya adalah dengan meminta sertifikat kesehatan hewan yang wajib dimiliki setiap hewan kurban. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa hewan telah melalui proses pemeriksaan dan bebas dari penyakit menular.
Tak hanya itu, pengawasan juga akan dilakukan saat dan setelah penyembelihan. Pemeriksaan antemortem (sebelum penyembelihan) serta postmortem (setelah penyembelihan) akan memastikan bahwa daging hewan kurban aman dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas hewan kurban dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena kami telah memastikan seluruh prosedur kesehatan hewan dijalankan sesuai ketentuan,” tutup Asep.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
