Sukabuminow.com || Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, tengah dilanda duka pasca meluapnya Sungai Cikaso, Jumat (23/9/22). Puluhan rumah rusak parah sehingga ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.
Camat Cibitung, Anna Rudianugraha mengatakan, selain puluhan rumah, ‘kail’ mata pencaharian warga juga terdampak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa perahu wisata turut hanyut. Selain itu, dermaga sandar perahu wisata juga hancur.
“Dermaga itu salah satu akses menuju kawasan wisata Curug Cikaso di Kedusunan Ciloma,” jelasnya, Sabtu (24/9/22).
Anna menjelaskan, pihaknya telah melakukan penanganan sejak malam hari setelah banjir berangsur surut. Bahkan sejak pukul 8 malam, Kecamatan Cibitung telah menurunkan personel untuk melakukan koordinasi.
“Assesmen data sudah dilakukan. Dan saat ini masih dilakukan pembersihan rumah dan jalan-jalan yang memang banyak lumpurnya,” terangnya.
Ia menerangkan, musibah banjir akibat luapan Sungai Cikaso terjadi di tujuh kampung. Terdapat 141 kepala keluarga dengan 415 jiwa terdampak.
“22 rumah rusak berat, lima unit perahu hilang. Kami sudah mendirikan posko tanggap darurat di SD Simpang Dago. Warga yang rumahnya tidak bisa ditempati, sudah kita siapkan tempat sementara,” bebernya.
“Alhamdulillah bantuan sudah mulai berdatangan. Termasuk dari Pemkab Sukabumi yang saat ini sedang dalam perjalanan,” pungkasnya.
Sementara itu Dinas Damkar Dan Penyelamatan bersama BPBD Kabupaten Sukabumi saat tengah membersihkan jalan raya yang tertutup lumpur setinggi 3 sentimeter menggunakan alat semprot. Selain jalan, rumah warga juga dibersihkan. (Edo)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
