Sukabuminow.com || Dunia jurnalistik Kabupaten Sukabumi kehilangan salah satu sosok wartawan senior, Ceppy Satriana Timuria. Pria yang juga Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi itu mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RS DKH Cibadak, Selasa (6/5/25) pukul 15.10 WIB, setelah berjuang melawan penyakit liver yang dideritanya.
Ceppy, yang selama ini berkarya di Tabloid Warta Sukabumi dan Suara Sukabumi ID, telah menjalani pengobatan intensif. Ia bahkan sempat dua kali berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun, takdir berkata lain. Di tengah upaya medis yang maksimal, kondisi tubuhnya terus menurun.
“Ceppy masuk IGD sekitar pukul 02.00 dini hari tadi. Sempat ditangani tim medis, tapi kondisinya terus menurun. Kata dokter, ada cairan di bagian liver-nya,” ungkap Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Mulya Hermawan, dengan nada lirih.
Sekitar pukul 14.55 WIB, Ceppy dipindahkan ke ruang ICU. Tim medis berjuang sekuat tenaga. Namun, hanya berselang 15 menit, kabar duka itu datang. Ceppy telah tiada.
“Kami kehilangan sosok yang bukan hanya rekan kerja, tapi juga sahabat dan keluarga. Ceppy adalah pribadi yang hangat, pekerja keras, dan sangat peduli dengan dunia pers,” tambah Mulya dengan mata berkaca-kaca.
Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Kampung Cisadaria RT 002/002, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ceppy meninggalkan seorang istri dan empat orang anak yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok ayah yang begitu mereka cintai.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Rabu (7/5/25) pukul 07.00 WIB di pemakaman sekitar rumahnya. PWI Kabupaten Sukabumi pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan dan mengenang kebaikan almarhum selama hidupnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar PWI, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga diberi kekuatan menghadapi ujian ini. Jika semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan, mohon kiranya dimaafkan,” tutup Mulya.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
