Delegasi dari Berbagai Negara Akan Hadir, Sukabumi Pastikan Camp Religi Mubarakah Dunia Berjalan Sukses

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali bersiap menjadi pusat perhatian dunia Islam. Menjelang pelaksanaan Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia ke-8 Tahun 2026, Pemkab Sukabumi memastikan seluruh aspek penyelenggaraan dipersiapkan secara matang demi memberikan pelayanan terbaik kepada delegasi internasional yang akan hadir dari berbagai negara.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Akhir Penyelenggaraan Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia ke-8 yang dipimpin Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin (22/6/26).

Rapat yang melibatkan berbagai perangkat daerah, panitia penyelenggara, unsur keamanan, kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya itu menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan Sukabumi sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026 di Kawasan Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembang.

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, kegiatan ini dinilai memiliki nilai strategis karena menjadi ruang pertemuan pemuda muslim dari berbagai negara dalam membangun jejaring, memperkuat persaudaraan, serta bertukar gagasan mengenai peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari mekanisme penyambutan tamu internasional, kesiapan akomodasi, logistik, pelayanan kesehatan, keamanan, rekayasa lalu lintas, hingga kesiapan lokasi utama acara.

Boyke menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini akan menjadi cerminan kualitas pelayanan daerah sekaligus wajah Indonesia di hadapan peserta mancanegara.

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Camp Religi Mubarakah membawa nama baik Kabupaten Sukabumi dan Indonesia di mata dunia. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan pihak terkait harus memastikan seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Boyke.

Menurutnya, kenyamanan dan keamanan para delegasi harus menjadi prioritas utama agar para tamu mendapatkan pengalaman positif selama berada di Sukabumi.

“Kami ingin para peserta merasakan keramahan masyarakat Sukabumi, kualitas pelayanan yang baik, serta suasana religius yang menjadi identitas daerah ini. Oleh karena itu, tidak boleh ada celah dalam persiapan, terutama di lokasi utama kegiatan di Pusbangdai Cikembang,” tegasnya.

Penyelenggaraan Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia ke-8 juga dipandang sebagai peluang strategis untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Sukabumi kepada dunia internasional.

Tidak hanya sektor keagamaan, kegiatan ini berpotensi mendukung promosi wisata religi, budaya lokal, ekonomi masyarakat, hingga memperkuat citra Sukabumi sebagai daerah yang religius, ramah, dan terbuka terhadap kolaborasi global.

Kehadiran delegasi dari berbagai negara diharapkan mampu menciptakan efek positif bagi daerah melalui peningkatan eksposur internasional serta penguatan hubungan antar-komunitas muslim dunia.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, forum seperti Camp Religi Mubarakah dinilai menjadi sarana penting untuk membangun solidaritas, memperkuat nilai moderasi, serta mendorong lahirnya generasi muda muslim yang adaptif, produktif, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan berkesan bagi para tamu internasional yang akan hadir.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa daerah yang dikenal dengan kekayaan alam, budaya, dan nilai religiusnya ini siap berkontribusi dalam membangun persaudaraan global melalui jalur keumatan.

Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia ke-8 pun diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan positif bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum penguatan identitas Sukabumi sebagai pusat pengembangan dakwah, pendidikan keislaman, dan kolaborasi pemuda muslim tingkat internasional.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru