Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai menyiapkan langkah strategis dalam memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan melalui integrasi Call Center 112, sebagai nomor tunggal darurat nasional yang dapat diakses gratis oleh masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, HAde Suryaman, dengan pihak PT Jasnita Telekomindo di Pendopo Sukabumi, Kamis (5/2/26).
Dalam pertemuan tersebut, PT Jasnita Telekomindo memaparkan sistem layanan 112 yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari pemadam kebakaran, kepolisian, kesehatan, hingga penanggulangan bencana. Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa kehadiran Call Center 112 merupakan bagian penting dari transformasi layanan publik berbasis respons darurat.
“Layanan 112 harus menjadi instrumen utama dalam menjamin keselamatan warga. Koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci agar setiap laporan bisa ditindaklanjuti secara cepat dan tidak tumpang tindih,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa integrasi layanan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat pelayanan publik yang mudah diakses, inklusif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi sebagai daerah dengan wilayah luas dan karakter geografis yang beragam membutuhkan sistem darurat yang terpusat, profesional, dan berbasis teknologi.
“Masyarakat harus cukup mengingat satu nomor saja, yaitu 112. Dari situ, seluruh kebutuhan darurat bisa langsung terkoneksi ke instansi terkait,” tambahnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Sukabumi dan PT Jasnita Telekomindo dalam membangun sistem layanan kegawatdaruratan yang terpadu. Implementasi Call Center 112 diharapkan tidak hanya mempercepat penanganan insiden, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan pemerintah daerah.
Dengan penguatan layanan 112, Sukabumi diproyeksikan menjadi salah satu daerah yang siap mendukung sistem darurat nasional berbasis digital, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana
