Sukabuminow.com || Libur sekolah yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan justru berakhir dengan tragedi di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di Kolam Renang Tirta, Kampung Citepus PAM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (1/7/26) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban berinisial NAN (6 th), warga Kecamatan Palabuhanratu, datang ke lokasi wisata air tersebut bersama dua kerabatnya yang masih anak-anak. Mereka diantar oleh bibinya untuk menikmati libur sekolah di salah satu kolam renang yang cukup ramai dikunjungi wisatawan.
Namun, suasana rekreasi berubah menjadi kepanikan ketika korban diduga tenggelam saat bermain di dalam kolam.
Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Yaser Arafat, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sebelum kejadian diduga sedang berlomba menyelam bersama dua kerabatnya.
“Korban sebelumnya berlomba menyelam bersama kedua keponakannya. Berdasarkan keterangan pengelola kolam, korban kemudian ditemukan sudah mengambang di dalam air dan sempat ditolong oleh seorang pengunjung bernama Rohman,” ujar Yaser, Kamis (2/7/26).
Pengunjung yang mengetahui korban mengambang langsung berupaya memberikan pertolongan dan mengangkat tubuh korban dari dalam kolam. Suasana di sekitar lokasi pun mendadak panik ketika sejumlah pengunjung berusaha membantu menyelamatkan korban.
Menurut Yaser, pada saat insiden terjadi, bibi korban tidak berada di sekitar kolam karena sedang menjemput keponakan lainnya. Saat kembali ke lokasi, ia melihat kerumunan orang yang tengah memberikan pertolongan pertama kepada seorang anak.
“Awalnya bibi korban tidak mengetahui siapa korban yang sedang dievakuasi. Namun setelah mendekat, ia syok karena anak yang tergeletak tak bergerak itu adalah keponakannya sendiri,” katanya.
Korban kemudian segera dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Usai dinyatakan meninggal, jenazah korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutur Yaser.
Polisi memastikan peristiwa tersebut telah ditangani sesuai prosedur dan meminta masyarakat menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran agar keselamatan anak selalu menjadi prioritas utama saat berwisata.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
