Sukabuminow.com || Warga Rohingya yang diamankan Polres Sukabumi dari sebuah perumahan di Kampung Pamugaran, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (22/9/24) malam lalu, berasal dari negara Myanmar.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri mengatakan, warga Rohingya berjumlah 24 orang itu telah diserahkan kepada pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Senin (23/9/24).
Baca Juga :
“Mereka sudah tidak ada di Mapolres Sukabumi, sudah dibawa kembali ke Jakarta ke UNHCR. Kita tidak bisa memeriksa karena mereka tidak bisa bahasa Indonesia. Jadi gak bisa ditanya,” singkat Ali, Selasa (24/9/24).
Dikonfirmasi terpisah Camat Cisolok, Jenal Abidin menjelaskan, warga Rohingya itu merupakan pengungsi binaan UNHCR yang sebelumnya tinggal di Malaysia. Mereka bertujuan pergi ke Australia melalui jalur Teluk Palabuhanratu.
“Mereka statusnya warga UNHCR. Jadi mereka itu (awalnya) di Malaysia, sudah diam di Malaysia cuman kabur via laut menggunakan speedboat. Pas di Jakarta cari kontrakan, dan yang bawa meraka mengarahkan ke Cisolok karena mau tujuan ke Australia.”
“Status mereka sebagai pengungsi resmi UNHCR. Sehingga keberadaan mereka tidak dapat dikategorikan sebagai korban TPPO (tindak pidana perdagangan orang),” pungkasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana
