Kabupaten SukabumiPeristiwa

Bencana Hidrometeorologi Picu Longsor, Jalan Bagbagan–Kiaradua Sukabumi Kembali Lumpuh

Sukabuminow.com || Bencana hidrometeorologi berupa hujan dengan intensitas tinggi kembali berdampak serius di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Banyak Ruas jalan tergenang, termasuk ruas Jalan Raya Bagbagan–Kiaradua, tepatnya di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, yang dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat akibat longsor yang terjadi pada Minggu (11/1/26).

Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/1/26). Material tanah dari tebing di sisi jalan ambles dan menutup badan jalan, sehingga akses utama penghubung antarwilayah itu lumpuh total.

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, menjelaskan bahwa peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan karena longsoran tanah masih terus terjadi.

“Akibat peristiwa tersebut, saat ini jalan yang terdampak longsor belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Longsoran tanah masih terus berjatuhan,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama warga setempat telah melakukan upaya penanganan awal dengan mengevakuasi material longsoran secara manual. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi cuaca yang belum membaik.

“Evakuasi material longsor dilakukan secara manual bersama warga. Namun karena curah hujan masih tinggi, material tanah masih terus turun,” jelasnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, Polsek Simpenan telah berkoordinasi dengan Forkopimcam, Tagana, P2BK Simpenan, serta BPBD Kabupaten Sukabumi guna mempercepat proses evakuasi dan membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor.

Sebagai langkah antisipasi, Bayu Sunarti mengimbau para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintas di lokasi terdampak dan memilih jalur alternatif demi keselamatan.

“Kami mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat yang akan melintas Jalan Bagbagan–Kiaradua agar menggunakan jalur lain demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Pemerintah daerah dan aparat terkait juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi bencana hidrometereologi masih tinggi seiring intensitas hujan yang terus terjadi di wilayah Sukabumi.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!