Batu Pertama Alun-Alun Jampangtengah Diletakkan, Pemerintah Janji Hadirkan Ruang Publik Berkualitas
Sukabuminow.com || Harapan masyarakat Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, untuk memiliki ruang publik representatif akhirnya mulai terwujud. Rabu (23/7/25), Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara resmi meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah di bekas Terminal Bojonglopang.
Momentum ini disambut dengan antusias oleh warga. Mereka datang berbondong-bondong untuk menyaksikan langsung proses awal pembangunan alun-alun yang digadang-gadang akan menjadi ikon baru kawasan tersebut.
Salah satunya adalah Marni, warga Kampung Cijulang, Desa Cijulang. Ia mengaku sengaja datang karena menaruh harapan besar pada kehadiran ruang terbuka publik yang tengah dibangun tersebut.
“Alun-alun ini bisa menjadi kebanggaan warga Jampangtengah. Tempat berkumpul, bersantai, bahkan jadi tempat bermain anak-anak,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan hasilnya benar-benar memuaskan serta bisa dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga hasilnya bagus dan dirawat dengan baik ke depannya,” tambahnya.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Ia berharap masyarakat turut mengawal jalannya pembangunan agar hasilnya sesuai harapan dan bermanfaat dalam jangka panjang.
“Saya mohon doa dan dukungan masyarakat untuk sama-sama mengawasi pembangunan ini. Insyaallah, kita ingin hasil yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Asjap menambahkan, alun-alun tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan Taman Interaksi Warga yang mencakup unsur inovasi, teknologi, olahraga, kreativitas, dan silaturahmi.
“Ini bukan sekadar taman biasa, tetapi ruang terbuka yang dirancang untuk mendorong interaksi sosial, kreativitas, dan kebugaran masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan secara teknis bahwa alun-alun tersebut akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 7.500 meter persegi, dengan total area terbangun sekitar 4.000 meter persegi.
“Pembangunan akan difokuskan pada area inti seluas empat ribu meter persegi, sedangkan sisanya akan dijadikan kawasan penunjang yang tetap ramah lingkungan,” jelas Herdiawan.
Ia menyebutkan bahwa berbagai fasilitas penunjang akan dihadirkan demi menunjang fungsi alun-alun sebagai ruang publik yang aktif dan inklusif.
“Fasilitas yang akan dibangun meliputi jogging track, area bermain anak, food court, serta ruang terbuka untuk pertunjukan dan interaksi warga,” paparnya.
Herdi menegaskan bahwa desain alun-alun mengedepankan prinsip multifungsi, keberlanjutan, dan kemudahan akses bagi semua kalangan.
“Kami ingin menghadirkan alun-alun yang bukan hanya estetis, tetapi juga fungsional dan mampu menjadi pusat aktivitas warga,” tandasnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Jampangtengah kini tinggal menanti hadirnya ruang publik yang representatif dan mampu memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




