Sukabuminow.com || Ari Awaludin resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, periode kepengurusan mendatang. Ia meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Palabuhanratu yang digelar di Makodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Cimanggu, Sabtu (25/7/26).
Ari yang maju sebagai calon nomor urut 1 mengumpulkan 53 suara. Perolehan tersebut mengungguli pesaingnya, Rizki Setiawan, yang mendapatkan 10 suara.
Dalam proses pemungutan suara tersebut, tercatat satu suara dinyatakan tidak sah dan satu peserta tidak hadir. Hasil Muscam kemudian menetapkan Ari Awaludin sebagai pemimpin baru organisasi kepemudaan di Palabuhanratu.
Kemenangan ini menjadi babak baru bagi KNPI Palabuhanratu sekaligus membuka ruang regenerasi kepemimpinan pemuda di wilayah yang menjadi ibu kota Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, menyambut baik pelaksanaan Muscam tersebut. Menurut dia, forum musyawarah di tingkat kecamatan tidak sekadar menjadi arena pemilihan ketua, tetapi juga bagian penting dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi.
“Muscam ini merupakan bagian dari kewajiban berorganisasi untuk menghasilkan keputusan tertinggi di tingkat kecamatan, terutama dalam regenerasi kepemimpinan dan kaderisasi. Saya berharap dari proses ini lahir tokoh-tokoh muda yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Yandra.
Ia menilai dinamika yang muncul dalam proses pemilihan merupakan bagian wajar dari kehidupan organisasi. Perbedaan pilihan, kata dia, seharusnya tidak menjadi alasan untuk memunculkan perpecahan setelah musyawarah berakhir.
“Ini kompetisi yang sifatnya kekeluargaan. Siapa pun yang terpilih harus bisa diterima bersama. Setelah ini, mari kembali bersatu untuk membangun pemuda, khususnya di Palabuhanratu,” katanya.
Terpilihnya Ari Awaludin membawa tantangan baru bagi kepemimpinan KNPI Palabuhanratu. Sebagai wilayah yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu memiliki posisi strategis sekaligus menghadapi berbagai persoalan pembangunan yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.
Yandra berharap kepengurusan baru mampu menjadikan organisasi kepemudaan sebagai ruang kolaborasi, bukan hanya tempat berkegiatan secara internal.
Menurutnya, potensi pemuda di Palabuhanratu sangat besar. Potensi tersebut perlu diarahkan agar dapat memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Kondisi tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan, pemerintah, dunia pendidikan, sektor usaha, serta komunitas masyarakat.
“Potensi pemuda Palabuhanratu sangat besar. Kami berharap kepengurusan baru dapat berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan pemuda sehingga mampu mengejar ketertinggalan IPP,” ucap Yandra.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi Ari Awaludin bersama kepengurusan barunya. KNPI diharapkan tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi mampu menjadi jembatan bagi pemuda untuk mengembangkan kapasitas, memperluas jejaring, dan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi.
Setelah Muscam KNPI Palabuhanratu selesai, agenda berikutnya adalah mempersiapkan kepengurusan baru sebelum dilakukan pelantikan.
Yandra mengatakan pelantikan pengurus PK KNPI di tingkat kecamatan akan dilaksanakan secara serentak setelah seluruh rangkaian Muscam di Kabupaten Sukabumi selesai digelar.
Hingga pelaksanaan Muscam KNPI Palabuhanratu, DPD KNPI Kabupaten Sukabumi telah menggelar agenda serupa di lima kecamatan.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan pemuda berjalan secara terstruktur di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Di sisi lain, Yandra juga menyinggung adanya informasi mengenai pelaksanaan Muscam yang mengatasnamakan KNPI di luar mekanisme organisasi. Ia menegaskan bahwa DPD KNPI Kabupaten Sukabumi hanya mengakui proses musyawarah yang dilaksanakan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta tahapan resmi organisasi.
“Kalau ada Muscam lain yang mengatasnamakan KNPI di luar mekanisme yang sah, kami menganggapnya inkonstitusional. Polemik di tingkat pusat tidak perlu dibawa ke daerah,” tegasnya.
Ia berharap dinamika organisasi tidak mengganggu agenda besar pembangunan kepemudaan di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting agar pemuda dapat mengambil peran lebih besar dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan pemuda untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Dengan terpilihnya Ari Awaludin, KNPI Palabuhanratu kini memasuki fase kepemimpinan baru. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa regenerasi organisasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kontribusi pemuda bagi pembangunan daerah.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
