Lunas PBB Tujuh Tahun Berturut-turut, Desa Mekarsakti Sukabumi Raih Motor Gebyar Sipenyu

Sukabuminow.com || Konsistensi membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kembali mengantarkan Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meraih penghargaan dalam Gerakan Bayar dan Sadar Retribusi dan Pajak Edisi Nyabet Untung (Gebyar Sipenyu) 2026 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Kepala Desa Mekarsakti, Dacep, mengaku bersyukur sekaligus bangga karena desanya kembali mendapatkan satu unit sepeda motor dalam kategori lunas PBB-P2.

Yang membuat capaian tersebut semakin istimewa, penghargaan itu menjadi motor ketujuh yang diterima Desa Mekarsakti secara berturut-turut.

“Alhamdulillah. Ini sudah tujuh kali berturut-turut,” ujar Dacep dengan penuh rasa syukur usai menerima hadiah di Gebyar Sipenyu 2026 di GOR Palabuhanratu, Selasa (8/9/26).

Pada 2026, kata Dacep, Desa Mekarsakti memiliki kewajiban PBB-P2 sekitar Rp346 juta. Ia mengatakan, kewajiban tersebut telah dilunasi pada April 2026. Kecepatan pembayaran menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah desa bersama masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Sekarang targetnya Rp346 juta. Tahun ini sudah lunas, bahkan bulan empat sudah selesai,” katanya.

Ia menjelaskan, tujuh unit motor yang telah diterima selama periode penghargaan tidak digunakan sebagai kepentingan pribadi.

Menurutnya, seluruh kendaraan tersebut ditempatkan sebagai aset desa dan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Motor itu ada di desa. Karena merupakan penghargaan dari pemerintah kabupaten, kendaraan tersebut menjadi aset desa dan digunakan untuk kegiatan desa,” jelasnya.

Dacep mengungkapkan, salah satu kunci keberhasilan Desa Mekarsakti adalah menjaga komunikasi dengan masyarakat.

Sosialisasi pembayaran PBB dilakukan secara berkelanjutan, termasuk ketika pemerintah desa menghadiri kegiatan kemasyarakatan.

“Kalau masyarakat sudah melihat bukti penghargaan berupa motor, mereka semakin terdorong untuk membayar. Sosialisasi PBB juga terus kami lakukan saat ada kegiatan masyarakat,” tuturnya.

Capaian tujuh kali penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dacep.

Ia menilai keberhasilan melunasi PBB-P2 secara konsisten merupakan hasil kerja bersama pemerintah desa dan masyarakat Mekarsakti.

“Yang penting masyarakat memberikan bukti. Kita terus berupaya agar kewajiban pajak dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya.

Dacep berharap capaian tersebut dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya.

Bagi Desa Mekarsakti, penghargaan bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa membayar PBB merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah. Mohon doanya agar ke depan tetap bisa mempertahankan capaian ini,” ucap Dacep.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru