Mutu Pendidikan Jadi Sorotan, Bupati Sukabumi Dorong APSI Perkuat Kompetensi Pengawas Sekolah

Sukabuminow.com || Peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan guru dan kepala sekolah. Di tengah tuntutan transformasi pendidikan nasional, peran pengawas sekolah dinilai semakin strategis sebagai pengawal mutu pembelajaran sekaligus agen perubahan di setiap satuan pendidikan.

Isu tersebut menjadi perhatian utama dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus APSI Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan di Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7/26).

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang berkualitas. Karena itu, keberadaan APSI Kabupaten Sukabumi dinilai memiliki posisi penting dalam memastikan peningkatan mutu pendidikan berjalan secara berkelanjutan.

“Sebagai pengawas, bapak dan ibu merupakan garda terdepan dalam memastikan standar mutu pendidikan terlaksana secara efektif di setiap satuan pendidikan,” ujar Asjap.

Menurutnya, pengawas sekolah kini tidak lagi hanya menjalankan fungsi pengawasan administratif. Mereka juga dituntut menjadi pembina profesional bagi guru, pendamping kepala sekolah, fasilitator perubahan, motivator, hingga penggerak transformasi pendidikan.

Karena itu, organisasi APSI diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi yang aktif, inovatif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai tantangan pendidikan, terutama di tengah percepatan digitalisasi dan perubahan kebijakan pendidikan nasional.

Asjap menilai peningkatan kompetensi pengawas sekolah harus terus dilakukan agar kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi semakin meningkat. Selain itu, komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan juga perlu diperkuat.

“APSI harus mampu memperkuat kompetensi dan profesionalisme pengawas sekolah serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus APSI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Menurutnya, budaya kolaborasi harus terus diperkuat agar setiap program pendidikan mampu memberikan dampak nyata bagi peserta didik.

“Mari kita kuatkan budaya kolaborasi dan APSI harus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Di tempat sama, Ketua APSI Jawa Barat Ujang Syarip Hidayat, menilai perubahan dunia pendidikan yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi menuntut pengawas sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi.

Menurutnya, pengawas tidak hanya dituntut memahami regulasi pendidikan, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan digital agar proses pembinaan kepada sekolah berjalan lebih efektif.

“Sebagai pengawas harus lebih paham tentang dunia pendidikan. Oleh karena itu, kompetensi harus terus ditingkatkan karena memajukan pendidikan merupakan tugas kita bersama,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperkuat pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah sekaligus mendukung target pembangunan nasional di bidang pendidikan.

Sementara itu, Ketua APSI Kabupaten Sukabumi, Ahmad Yani, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas pengawas sekolah akan menjadi salah satu prioritas organisasi selama masa kepengurusan 2026–2031.

Program tersebut akan dijalankan melalui penguatan soliditas organisasi, peningkatan kompetensi, serta penyelarasan program kerja dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan terus membangun soliditas, sinergi, dan komitmen untuk meningkatkan kompetensi pengawas sekolah. Program kerja APSI juga akan diselaraskan dengan arah pembangunan pemerintah daerah agar tujuan peningkatan mutu pendidikan dapat dicapai bersama,” pungkasnya.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru