Sukabuminow.com || Aksi pembegalan yang terjadi di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga kini merasa waswas, bahkan untuk sekadar beraktivitas di luar rumah, terutama di lokasi yang sepi.
Peristiwa terbaru menimpa seorang pemuda berinisial F (20 th), warga Bantargadung, yang diserang dua pelaku saat mencuci sepeda motor di pinggir jalan belakang Pasar Surade, Minggu (5/4/26) sore.
Kejadian tersebut sontak menjadi perbincangan warga sekitar. Banyak yang menilai aksi pelaku semakin nekat karena dilakukan di waktu yang masih tergolong ramai aktivitas masyarakat.
“Sekarang jadi takut, apalagi kalau sendirian di tempat sepi. Padahal sebelumnya kami merasa cukup aman,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Senin (6/4/26).
Warga menilai lokasi kejadian memang rawan karena berada di jalur lingkungan yang jauh dari permukiman dan minim penerangan. Kondisi tersebut dinilai menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban dipukul menggunakan balok kayu oleh salah satu pelaku sebelum sepeda motor miliknya dibawa kabur.
Korban sendiri mengalami luka memar di bagian pelipis serta luka lecet pada tangan akibat mencoba menangkis serangan.
Bagi masyarakat, kejadian ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi menjadi peringatan bahwa keamanan lingkungan perlu diperkuat, terutama di titik-titik rawan.
“Harapannya patroli bisa lebih sering, terutama sore sampai malam. Supaya warga merasa lebih aman,” tambah warga lainnya.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan untuk mendukung proses pengungkapan kasus.
Kasus ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan lingkungan, khususnya di wilayah pinggiran Sukabumi. Minimnya penerangan jalan, kurangnya pengawasan, serta aktivitas warga yang masih berlangsung hingga sore hari menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian.
Selain itu, keberanian pelaku melakukan aksi di waktu yang tidak terlalu larut menunjukkan adanya potensi eskalasi kriminalitas yang perlu diantisipasi secara serius.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
