Sukabuminow.com || Sebanyak 11 program prioritas masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2025–2029 Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakinah (Sehat, layak, nyaman, aman, dan berkah), yang menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat miskin.
Menurut Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, pembangunan Rumah Sakinah tidak hanya difokuskan pada aspek fisik rumah, melainkan juga mencakup penataan lingkungan permukiman yang manusiawi, tertata, dan berkelanjutan.
“Program Rumah Sakinah merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup warga, khususnya dalam aspek perumahan dan lingkungan permukiman. Sasarannya kawasan padat penduduk, rawan bencana, dan kantong-kantong kemiskinan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Herdi, Senin (16/6/25).
Program ini menargetkan pembangunan 5.500 unit rumah selama lima tahun ke depan. Dalam 100 hari kerja pertama, terdapat dua fokus utama:
- Rumah Korban Bencana, dengan target 16 unit rumah. Saat ini telah memasuki tahapan pembuatan petunjuk teknis dan rekrutmen Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), dengan pagu anggaran Rp60 juta per unit. Lokasinya berada di wilayah terdampak bencana, seperti Kecamatan Cikidang dan Kecamatan Cibadak.
- Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), dengan target 761 unit rumah. Proses sedang berjalan melalui tahapan kontrak dengan TFL dan Koordinator Fasilitator (Korfas). Awal Juni 2025 telah dilaksanakan Kick-Off Meeting kegiatan Rutilahu. Usulan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) mencapai 4.153 unit, yang selanjutnya akan diverifikasi oleh TFL. Nilai pagu bantuan untuk tiap unit sebesar Rp20 juta.
Herdi menambahkan, selain Rumah Sakinah, Disperkim juga memperkuat program peningkatan kualitas Rutilahu dengan pembangunan sarana lingkungan, seperti jalan lingkungan, drainase, dan ruang terbuka hijau. Wilayah sasarannya tersebar di seluruh Kabupaten Sukabumi, khususnya di kawasan kemiskinan ekstrem, daerah stunting, serta permukiman sektor ekonomi primer.
“Disperkim Kabupaten Sukabumi siap menjadi pilar penting dalam pembangunan Sukabumi Mubarakah, yakni Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” pungkasnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
