Sukabuminow.com || Sebuah kecelakaan tunggal nyaris berujung tragedi terjadi di jalur menuju kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp), Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah truk molen yang masih membawa muatan mengalami rem blong hingga kehilangan kendali dan hampir terjun ke jurang.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pudunan Makam Loji, Kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sabtu (4/7/26) sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk melaju dari arah Palabuhanratu menuju wilayah Ciemas. Saat melintasi jalan yang berada di kawasan tersebut, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju truk.
Dalam situasi kritis itu, kendaraan meluncur ke sisi jalan dan menghantam sebuah pohon mangga. Benturan tersebut justru menjadi penyelamat karena pohon mampu menahan bobot truk sehingga kendaraan tidak sampai masuk ke jurang yang berada tepat di sisi jalan.
Seorang warga setempat, Dhellin, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari anaknya yang menjadi saksi pertama di lokasi.
“Anak saya yang pertama melihat kejadian itu, lalu saya langsung naik ke lokasi. Truknya sudah menabrak pohon mangga dan tertahan di sana. Kalau tidak ada pohon itu, kemungkinan besar kendaraan bisa terjun ke jurang,” ujarnya.
Menurut Dhellin, sopir truk berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka akibat benturan saat kecelakaan terjadi.
“Alhamdulillah sopirnya selamat, hanya mengalami luka-luka. Setelah itu saya langsung menghubungi pihak berwenang untuk menginformasikan kejadian tersebut,” katanya.
Kecelakaan itu segera menarik perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat berdatangan untuk melihat kondisi truk yang posisinya menggantung di bibir jurang dengan bagian depan menempel pada pohon mangga.
Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di jalur Simpenan menuju kawasan CPUGGp sempat melambat. Sejumlah pengendara memilih mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi karena proses penanganan kendaraan dan banyaknya warga yang berkumpul.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
