Sukabuminow.com || Realisasi Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS) di Kabupaten Sukabumi memasuki tahun ketiga. Program tersebut dinilai telah memberikan kontribusi yang relatif besar pada peningkatan kapasitas pemuda milenial di Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska mengatakan, guna meningkatkan akselerasi capaian Program YESS, sebuah kegiatan bernama District Multi Stakeholder Forum (DMSF) digelar di Bale Pangripta, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/4/23).
“Akselarasi capaian Program YESS harus ditingkatkan lagi. Salah satunya melalui DMSF ini. Salah satu tujuannya untuk mendapatkan dukungan dan sinergitas serta kolaborasi yang baik dari berbagai pihak,” terangnya, Rabu (12/4/23).
DMSF yang merupakan yang pertama kali digelar tahun 2023 tersebut menghadirkan beberapa pihak. Antara lain Kepala Bappelitbangda sebagai District Coordination Team (DCT) Program YESS di Kabupaten Sukabumi, Sekretaris Dinas Pertanian sebagai District Implementation Team (DIT), Wadir Polbangtan Bogor, PPIU Provinsi Jawa Barat, dan peserta yang terditi dari perangkat daerah terkait, lembaga keuangan, Perumda Agro, Kadin, Asosiasi CSR, Duta Petani Milenial, perwakilan BDSP, perwakilan Mobilizer, dan lainnya yang berjumlah 40 orang.
“Ada empat maksud dan tujuan penting dalam DMSF ini. Pertama, berbagi informasi dan capaian Program YESS Tahun 2022 dan Rencana Aksi Program YESS 2023. Kemudian membangun komitmen antarpemangku kepentingan di Kabupaten Sukabumi dalam sinergisasi Implementasi Rencana Aksi 2022 antara Kegiatan dan Anggaran Program YESS dengan APBD 2023,” bebernya.
“Selanjutnya launching Ekosistem Kewirausahaan dan Inkubator Agribisnis Polbangtan Bogor dalam rangka mewujudkan penumbuhan wirausaha muda pertanian. Dan membahas Rencana Pengembangan Klaster Agribisnis berbasis Komoditas Unggulan Daerah dalam rangka memudahkan dalam pengorganisasian pendampingan dan pengembangan jejaring bisnis,” tandasnya. (Ade Firmansyah)
Editor : Andra Permana

