Sukabuminow.com || Patroli Sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin dimatangkan persiapannya. Pematangan dilakukan melalui rapat koordinasi di Aula DLH Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/7/24).

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo mengatakan, Patroli Sampah merupakan inovasi terbaru dari pihaknya untuk menekan peredaran sampah. Momen tersebut menjadi semakin terasa karena juga menyambut event nasional yang akan digelar dalam waktu dekat, Healthy Cities Summit Ke-6 tahun 2024.
“Patroli Sampah ini akan kita mulai tanggal 25 Juli hingga 2 Agustus. Tentu itu kepentingannya untuk HCS ya. Tapi kegiatan ini akan terus berkelanjutan setiap pekannya,” ungkap Prasetyo usai rakor.
Ia menjelaskan, Patroli Sampah akan melibatkan Forkopimcam di empat wilayah. Keempatnya antara lain Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan, Cikakak, dan Cisolok. Selain itu, Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Pegiat Lingkungan, Satpol PP, hingga Ormas, dipastikan akan ikut terlibat.
“Teknisnya itu kita akan sisir sampah di sepanjang jalur protokol mulai dari Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak, hingga Cisolok. Kekuatannya nanti 10 hingga 15 personel gabungan dalam setiap patroli,” bebernya.
Patroli Sampah, lanjut Prast, akan didukung dengan satu unit dumptruk dan satu unit mobil Maskara untuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang jalur protokol yang dilalui. Dalam kegiatan itu, pihaknya juga akan melakukan pengangkutan sampah dalam satu hari di satu jalur kecamatan lokus. Nantinya, sampah diangkut ke TPSS korwil Palabuhanratu.
“Patroli Sampah ini diharapkan dapat menyisir sampah di sepanjang jalan protokol, baik di lokasi legal maupun ilegal. Serta semoga dapat mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha, baik di kawasan pariwisata maupun para pedagang dan masyarakat umum,” katanya. (Ade F)
Editor : Andra Permana
