Tebing Lahan Pemakaman di Nagrak Longsor, Timpa Area Persawahan

Sukabuminow.com || Hal itu terjadi di Kampung Bojongkaung RT 02/10, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (13/1/19).

Aas (53), warga setempat, mengatakan tebing setinggi 50 meter tersebut longsor setelah Nagrak diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Di sana ada saluran irigasi persawahan. Airnya meluap dan menyebabkan longsor itu,” tutur Aas kepada Sukabuminow, Senin (14/1/19).

Akibat longsor tersebut, lanjut Aas, sebanyak 22 makam keluarganya tergerus longsor hingga menimbun puluhan petak sawah yang tepat berada dibawah tebing yang baru 2 hari ditanami.

Baca Juga  :

Nendi, staf Desa Girijaya, menjelaskan pihaknya telah melakukan upaya pencarian terhadap puluhan jenazah yang kuburannya tergerus longsor tersebut. Area tersebut juga telah dipasangi garis polisi.

“Kami (Pemerintah Desa Girijaya) bekerja sama dengan anggota TNI dan Polri untuk mencari dan mengevakuasi jenazah,” terangnya.

“Sejauh ini, kami baru menemukan tiga tengkorak manusia dan dua jenazah yang masih utuh. Sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan kembali dengan bantuan MUI kecamatan dan desa,” tambahnya.

Sementara itu, informasi terbaru yang dihimpun Sukabuminow, proses pencarian jenazah telah dihentikan berdasarkan hasil musyawarah dengan pihak keluarga. (R Tanjung)

Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru