Sukabuminow.com || Setelah aksi pencurian berulang di Pasar Semi Modern Palabuhanratu meresahkan pedagang, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi akhirnya berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku. Penangkapan ini menjadi titik terang dalam pengungkapan sindikat pencuri yang diduga terorganisir.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Reskrim Polres Sukabumi, Ipda Sapri, membenarkan penangkapan satu pelaku yang diduga terlibat dalam pencurian di salah satu kios sayuran di pasar tersebut.
“Benar, pelaku sudah kami amankan satu orang. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku yang terlibat lebih dari satu. Saat ini masih kami kembangkan, satu lainnya masih dalam pengejaran,” jelas Sapri, Senin (10/11/25).
Sapri mengungkapkan, pelaku yang berhasil diamankan berinisial ADA (40 th), warga Jakarta Timur. Ia ditangkap sehari setelah kejadian, tepatnya Jumat (7/11/25). Meski begitu, polisi menduga ADA bukan pelaku utama, melainkan pelaku lapangan yang menjalankan perintah dari pihak lain.
“Kami masih terus melakukan pemeriksaan. Pengembangan kasus tetap berjalan,” tegasnya.
Aksi Pencurian Terorganisir, Pedagang Pasar Alami Kerugian Besar
Sebelumnya, aksi pencurian di Pasar Semi Modern Palabuhanratu marak terjadi dan terekam kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman yang beredar, tampak tiga orang pelaku dengan peran berbeda, satu sebagai eksekutor dan dua lainnya sebagai pengawas situasi.
Salah satu korban, Dian (34 th), pedagang sembako, mengaku sudah berulang kali kehilangan barang dagangan senilai puluhan juta rupiah.
“Kopi, bawang merah, dan barang lain sering hilang. Kalau sedikit mungkin tidak masalah, tapi ini sudah terlalu sering,” keluhnya, Minggu (9/11/25).
Ironisnya, saat banjir melanda kawasan pasar beberapa waktu lalu, sejumlah orang malah memanfaatkan situasi untuk menjarah. Hal ini menambah keresahan pedagang yang selama ini sudah terbebani iuran keamanan harian sebesar Rp5.000 tanpa jaminan perlindungan.
Pedagang lain, Ivan, menyebut hampir seluruh kios di bloknya pernah disatroni pencuri.
“Dibuka gemboknya, diambil sedikit tapi sering. Hampir semua kios pernah kemalingan,” ujarnya.
Diduga Libatkan Petugas Keamanan
Ketua Perwakilan Pedagang Pasar (Perwapas) Semi Modern Palabuhanratu, A. Karyadi, membenarkan bahwa kasus pencurian di pasar tersebut sudah berlangsung lama. Berdasarkan laporan para pedagang, terdapat tiga terduga pelaku yang salah satunya merupakan petugas keamanan di area pasar.
“Setelah kami telusuri, ada tiga orang diduga terlibat. Satu di antaranya karyawan perusahaan keamanan, dua lainnya diduga koordinator pengamen yang sering berada di lokasi,” terangnya.
Karyadi menambahkan, sejumlah pedagang sudah melapor ke kepolisian dan berkoordinasi dengan pihak pengelola pasar. Namun upaya penyelesaian kasus secara menyeluruh masih menemui hambatan.
“Kami sudah ajukan audiensi dengan DPRD dan Bupati Sukabumi sejak April lalu, tapi belum ada tanggapan resmi,” ujarnya.
Harapan Pedagang: Polisi Tuntaskan Kasus dan Benahi Sistem Keamanan
Para pedagang kini menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian agar mengungkap seluruh jaringan pelaku serta mengevaluasi sistem keamanan pasar. Mereka berharap peristiwa pencurian yang merugikan banyak pedagang tidak terus terulang.
Langkah cepat Polres Sukabumi dengan mengamankan satu pelaku diharapkan menjadi awal dari penuntasan kasus yang telah lama membayangi aktivitas jual beli di Pasar Semi Modern Palabuhanratu.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
