Reporter : Edo
Sukabuminow.com || Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan berakhir pada Selasa (20/7/21) esok. Namun terdapat wacana PPKM Darurat akan diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Sejauh ini belum ada keputusan dari pemerintah pusat terkait hal itu kendati telah ramai diperbincangkan masyarakat hingga ke daerah.
Menanggapi kemungkinan perpanjangan PPKM Darurat, Politisi Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, buka suara.
“PPKM Darurat perlu diperpanjang untuk menyelamatkan kondisi kesehatan yang ada di wilayah khususnya Indonesia, lebih khusus lagi di Sukabumi,” terang Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi itu, Senin (19/7/21) melalui pesan WhatsApp.
Pendapat itu didasari dengan fakta bahwa penyebaran Covid-19 semakin memperburuk kondisi kesehatan masyarakat. Sebab frekuensi dan fluktuasi penyebarannya sudah sangat mengkhawatirkan.
“Sehingga perlu menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah dan kita semua selaku warga masyarakat Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Namun, kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2009-2014 itu, perpanjangan PPKM Darurat tidak serta merta dilakukan begitu saja tanpa solusi dari Pemda. Sebab sektor perputaran ekonomi yang menghidupi masyarakat selama menjalani PPKM Darurat tidak boleh dikesampingkan.
“Hari ini daya beli masyarakat jauh berkurang, pendapatan juga berkurang bahkan tidak ada. Kemudian kesempatan untuk berbelanja pun ada kalanya cukup terkendala. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Pemerintah daerah harus mencari solusi seperti apa format yang paling baik,” Badri melanjutkan.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi itu menerangkan, sejauh ini PPKM Darurat di Kabupaten Sukabumi terutama di wilayah I Palabuhanratu yang dipantaunya relatif berhasil. Hal itu dapat dilihat dari kondusifitas yang terjadi. Kendati keluh kesah masyarakat tidak bisa dihilangkan begitu saja.
“Secara umum pelaksanaan PPKM Darurat berjalan baik. Ada institusi seperti Polres dan Kodim juga memberikan bantuan sembako dan vitamin kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri, termasuk dari pemerintah daerah juga. Namun di lapangan, Satgas Covid-19 juga mengalami beberapa kendala,” ujarnya.
Dengan tegas ia menyampaikan dukungan terhadap perpanjangan PPKM Darurat untuk menyelamatkan jiwa dan kesehatan masyarakat. Namun dengan catatan, pemerintah memperhatikan masyarakat terdampak. Sehingga masyarakat dapat ikut menyukseskan program tersebut tanpa kekurangan kebutuhan pokok.
“Kesadaran masyarakat hari ini sudah mulai baik sebenarnya. Banyak yang sudah paham dan meyakini bahwa Covid-19 ini ada. Satgas Covid-19 juga jangan pernah lelah mengimbau masyarakat yang belum sadar untuk minimal mau memakai masker saat berada di luar rumah,” ucapnya.
“Kebijakan pemerintah perlu ditingkatkan dan mengarah kepada titik persoalan kesehatan dan ekonomi. Kita bahu membahu, jangan saling menyalahkan. Kebijakan pemerintah pusat dan kebijakan pemerintah daerah harus seirama. Kita semua harus satu visi misi, yakni melakukan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
