Sukabuminow.com || Upaya menjaga lingkungan di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai diarahkan pada aksi yang berkelanjutan. Tidak hanya membersihkan ruas jalan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok bersama masyarakat menanam pohon pelindung di sepanjang Jalan Lempeng Phopo, Jumat (30/10/26).
Kegiatan tersebut dipimpin Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq dan melibatkan unsur kepolisian, TNI, Puskesmas, aparatur kecamatan, organisasi kepemudaan, Pramuka, Karang Taruna, serta warga.
Menurut Okih, kebersihan dan penghijauan perlu ditempatkan sebagai bagian dari kebiasaan bersama. Pemerintah kecamatan tidak ingin kegiatan lingkungan berhenti pada aksi bersih-bersih sesaat.
“Yang kami dorong bukan hanya lingkungan yang bersih pada saat kegiatan, tetapi bagaimana kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan menjadi kebiasaan bersama. Pohon yang ditanam juga harus dipelihara agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Okih.
Penanaman pohon pelindung dilakukan di sepanjang ruas jalan depan Kantor Kecamatan Cisolok. Langkah tersebut diarahkan untuk menambah ruang hijau sekaligus membuat kawasan perkantoran dan jalan menjadi lebih teduh serta tertata.
Okih mengatakan, penghijauan memiliki nilai strategis karena manfaatnya tidak berhenti pada aspek estetika. Keberadaan vegetasi di ruang publik juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih nyaman dan terawat.
“Jalan yang bersih dan hijau tentu memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, penghijauan harus dilihat sebagai investasi lingkungan yang perlu dijaga bersama, bukan sekadar kegiatan penanaman pohon,” katanya.
Sebelum penanaman, peserta melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan ruas jalan di sekitar kawasan Kantor Kecamatan Cisolok.
“Sampah dan bagian lingkungan yang perlu ditata dibersihkan secara bersama-sama,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan kolaborasi lintas unsur di tingkat kecamatan. Forkopimcam Cisolok bersama Puskesmas, aparatur kecamatan, DPK KNPI, Karang Taruna, Kwartir Ranting Pramuka, dan masyarakat turun langsung dalam kegiatan lingkungan.
Okih menilai keterlibatan berbagai elemen menjadi kekuatan penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kebersamaan Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Lingkungan ini milik kita bersama sehingga perawatannya juga menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya.
Ia berharap, gerakan tersebut dapat dilanjutkan secara rutin dengan perhatian tidak hanya pada kebersihan, tetapi juga pemeliharaan pohon yang telah ditanam.
Dengan pola tersebut, kegiatan Jumat Bersih di Cisolok diharapkan berkembang menjadi gerakan lingkungan yang konsisten.
“Bersih lingkungannya, hijau jalannya, dan kuat gotong royongnya menjadi semangat yang ingin kami bangun di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
