Pengendara Terjebak Antrean Panjang di Jalur Darurat Jembatan Amblas Sukabumi

Sukabuminow.com || Antrean panjang kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan Bojongkopo – Kiara Dua, tepatnya di Kampung Bojongkopo, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini terjadi pasca dibuatnya jalan darurat sebagai jalur alternatif akibat jembatan Cidadap amblas diterjang banjir pada Kamis (6/3/25) lalu.

Sejumlah pengendara harus rela mengantre hingga berjam-jam untuk bisa melintasi jalur tersebut. Salah-satunya Syam (40 th), warga Bogor, yang mengaku harus menunggu selama satu jam di bawah terik matahari sebelum akhirnya bisa melintas.

“Ya, kurang lebih satu jam tadi menunggu. Alhamdulillah akhirnya bisa lewat, meskipun sempat kesal karena antreannya cukup panjang,” ujarnya saat ditemui, Rabu (2/4/25).

Namun, Syam menyayangkan kondisi jalan darurat yang belum sempurna. Banyak bagian jalan yang tidak rata, sehingga menyulitkan kendaraan jenis sedan seperti yang ia gunakan.

“Mobil saya sedan, jadi pas lewat jalannya terasa bergelombang, bahkan beberapa kali terguncang cukup keras. Mungkin karena pengerjaannya dikejar target libur panjang,” tambahnya.

Hal serupa dialami Aryo, warga Cikembar, yang hendak berziarah ke makam keluarganya di TPU Loji. Perjalanan yang seharusnya lebih singkat justru menjadi sangat melelahkan akibat kemacetan parah.

“Kami berangkat dari Cikembar menuju Bagbagan, perjalanan memakan waktu sekitar empat jam. Dari Bagbagan ke jembatan alternatif Bojongkopo butuh waktu dua jam lagi karena antrean kendaraan cukup panjang,” jelasnya.

Aryo sempat berharap jalur alternatif ini bisa mempercepat perjalanannya. Namun, kenyataan berkata lain.

“Dikira lancar, ternyata tidak semulus yang diharapkan. Kemacetan panjang terjadi di jalur Bagbagan menuju jembatan alternatif. Antreannya mencapai dua kilometer dan membuat perjalanan semakin lambat, total memakan waktu tambahan sekitar dua jam,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya volume kendaraan selama libur panjang, warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan pada jalan darurat ini agar bisa lebih nyaman dan aman dilalui pengendara. (Edo)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru