AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Pendampingan Berkelanjutan, Kunci Sukses BPP Parungkuda dalam Ketahanan Pangan

Sukabuminow.com || Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jaw Barat, memiliki 415 hektare lahan luas sawah produktif. Hasil panennya juga termasuk kategori melimpah dengan produksi mampu mencapai angka 6 ton per hektare.

Koordinator Penyuluhan Pertanian (BPP) Parungkuda, Sih Harsini mengaku bersyukur dengan statistik yang dimiliki. Pihaknya berkomitmen akan terus menjaga bahkan berupaya meningkatkan kuantitas hasil pertanian terutama padi sawah di wilayahnya.

“Alhamdulillah, total produksi padi mencapai 2.490 ton setiap musim panen di wilayah Parungkuda,” ungkap Sih, Minggu (1/12/24).

Ia mengatakan, BPP Parungkuda terus berupaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Adapun sawah produktif di Parungkuda tersebar di beberapa desa, antara lain Palasari, Langensari, Sundawenang, Kompa, Babakan Jaya, dan Pondokkaso Landeuh.

“Sebagian besar lahan sawah di sini milik warga luar Parungkuda. Mayoritas petani di sini statusnya penggarap,” jelasnya.

Sih menegaskan, peningkatan produksi padi dilakukan melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pemupukan, pengendalian hama Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan penerapan teknik budi daya yang lebih efisien

“Kunci keberhasilan program ini adalah melalui penyuluhan yang berkelanjutan. Penyuluh pertanian tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tetapi juga membimbing petani dalam mengubah pola pikir mereka (petani),” bebernya.

“Kami rutin melakukan monitoring ke lahan-lahan garapan petani untuk memastikan kegiatan bertani berjalan optimal,” tandasnya. (Ade F)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!