AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Pemkab Sukabumi Kembangkan Benih Jagung Hybrida

Reporter : Ade Firmansyah

Sukabuminow.com || Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pertanian mulai melakukan pengembangan benih tanaman pangan berbasis korporasi komoditas jagung hybrida. Penanaman jagung yang hasilnya nanti digunakan untuk benih tersebut dilakukan di Kampung Cihaur, Desa Simpenan, Kecamatan Simpenan, Senin (31/5/21).

Kepala Seksie Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Yanyan mengatakan, program tersebut merupakan yang pertama dilakukan di Kabupaten Sukabumi. Di mana hasil panen dari jagung hybrida yang ditanam akan dijadikan benih dan bukan untuk konsumsi.

“Produksinya nanti diharapkan berupa benih jagung hybrida. Jadi bukan untuk konsumsi. Luasnya 25 hektare dan ditanam di lahan yang dikelola oleh kelompok tani Mekarjaya, Simpenan,” terang Yanyan saat ditemui Sukabuminow.com di ruangannya, Senin (7/6/21).

Terkait lokasi penanaman, Yanyan menyebut terdapat dua alasan memilih Poktan Mekarjaya di Kampung Cihaur, Desa Simpenan, Kecamatan Simpenan. Di antaranya daerahnya terisolir. Sebab untuk produksi benih harus bebas dari tanaman sejenis agar tidak kawin silang

“Kemudian juga dinamika kelompoknya relatif mau. Karena rata-rata Poktan itu jarang yang mau menanam jagung hybrida yang produksinya diperuntukkan untuk benih,” jelasnya.

Ia menjelaskan, nantinya Poktan akan dibantu untuk sarana benih dan pupuknya. Dan hal lainnya dikerja samakan dengan opteker. Serta hasilnya akan dibeli oleh opteker tersebut.

“Sudah ada pasarnya, sehingga petani lebih tenang. Sedangkan target optimal panen itu 2 ton per hektare,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button