Kabel PLN Tersentuh Besi, Dua Buruh Bangunan Alami Luka Bakar di Sukabumi

Sukabuminow.com || Pagi yang semestinya menjadi awal rutinitas kerja berubah menjadi momen paling menegangkan bagi empat pekerja bangunan di sebuah rumah dua lantai di Kampung Limusnunggal, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Minggu (23/11/25) sekitar pukul 07.00 WIB, suara dentingan besi yang biasanya akrab di telinga para buruh mendadak terputus oleh letupan kecil yang memecah udara. Dalam hitungan detik, dua pekerja tersungkur dengan luka bakar di tubuh mereka.

Peristiwa itu terjadi saat para pekerja sedang melakukan pemasangan besi konstruksi di lantai atas bangunan milik M. Pekerjaan yang tampak rutin mendadak berubah menjadi insiden berbahaya ketika sebatang besi sepanjang enam meter tanpa sengaja bersentuhan dengan kabel listrik PLN yang melintang tak jauh dari struktur bangunan.

D (58 th), salah seorang saksi yang juga rekan kerja korban, masih mengingat jelas detik-detik kejadian. Ia berada di salah satu kamar lantai atas ketika suara percikan listr ik terdengar.

“AR sedang menyodorkan besi dari bawah, dan B berada di bagian atas. Begitu ujung besi itu menyentuh kabel PLN, langsung ada percikan dan suara seperti ledakan kecil. Saya lihat keduanya terpental dan tubuhnya terlihat terkena luka bakar,” ujarnya.

Dua korban tersebut adalah B (60 th), warga Kampung Lebak Muncang, Desa Cikujang, dan AR (18 th), warga Kampung Caringin, Kecamatan Labuan. Keduanya bekerja sebagai buruh bangunan di proyek tersebut. Dalam kondisi panik, para pekerja lain bersama warga sekitar segera mengevakuasi keduanya ke RS Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan penanganan intensif.

Kasubsi PIDM Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan kejadian itu.
“Benar, terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan dua pekerja mengalami luka akibat tersengat listrik. Keduanya telah mendapat penanganan medis,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tidak lama setelah kejadian, Kapolsek Gunungguruh, Iptu Iwan Gunawan, bersama jajarannya mendatangi lokasi. Area sekitar segera diamankan, sementara petugas melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan para saksi. Pihak PLN juga turut hadir untuk memastikan kondisi kabel tidak lagi membahayakan pekerja maupun warga.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan di lapangan serta berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keamanan kabel di sekitar lokasi. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dan mengevaluasi penerapan standar keselamatan kerja,” jelas Iwan.

Insiden ini sekaligus membuka kembali urgensi pengawasan keselamatan kerja, terutama pada proyek konstruksi yang berdekatan dengan jaringan listrik aktif. Sedikit kelengahan dapat berujung pada tragedi serius, seperti yang terjadi di Gunungguruh pagi kemarin, sebuah pengingat keras bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap lini pekerjaan.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru