Reporter : Edo
Sukabuminow.com || Ngabuburit menjadi sebuah tradisi masyarakat Indonesia yang hanya dilakukan di bulan suci Ramadhan. Ngabuburit berarti menunggu burit atau sore yang identik dengan datangnya waktu berbuka puasa. Sehingga ngabuburit diartikan sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa. Biasanya diisi dengan jalan-jalan hingga kegiatan keagamaan.
Ngabuburit biasanya menuju tempat yang cukup indah. Sehingga waktu berlalu dan semakin dekat dengan saat berbuka puasa. Objek wisata menjadi primadona para kaum muslimin yang tengah melakukan ngebuburit. Salah satunya di Puncak Habibie, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
“Tempatnya indah, tenang, dan adem. Di sini juga banyak penjual makanan. Jadi, kadang suka sekalian buka puasa juga sama teman-teman di sini,” ungkap Yopi (20 th), remaja asal Palabuhanratu, Minggu (18/4/21).
Swafoto atau selfie, menjadi hal yang seolah wajib dilakukan di Puncak Habibie. Tak heran, mengingat salah satu spot wisata di Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) itu memiliki lanskap yang luar biasa. Hamparan Teluk Palabuhanratu dan Samudera Indonesia dapat dinikmati sepuasnya dengan mata telanjang.
“Ini spot favorit saya untuk ngabuburit. Setiap bulan Ramadhan pasti di sini ngabuburit-nya,” bebernya.
Sementara itu, Imas Masliah (32 th), mengaku ingin mendapatkan sensasi berbeda saat ngabuburit. Itulah alasannya, dirinya memilih Puncak Habibie.
“Tadi kita sekalian keliling ke beberapa objek di Cisolok. Termasuk ke Bukit Cienong dan akhirnya ke Puncak Habibie. Suasananya santai dan sejuk,” ujarnya.
“Hari ini, In Syaa Allah akan buka puasa di sini. Sambil menikmati senja. Pasti indah dan puasa kita seperti dapat hadiah langsung. Panorama alamnya juara,” tutupnya.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
