Sukabuminow.com || Peluang kerja luar negeri menjadi salah satu daya tarik Job Fair Sukabumi Expo 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, 10–13 September 2026.
Kegiatan yang kembali digelar setelah terakhir terlaksana pada 2017 itu mencatat 542 pengunjung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 166 pencari kerja ditindaklanjuti oleh sembilan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berpartisipasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan 166 pencari kerja tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh masing-masing LPK sesuai persyaratan pekerjaan yang diminati.
“Dari peminat akan ditindaklanjuti oleh masing-masing LPK berkaitan dengan persyaratan. Jadi, setelah dari job fair, prosesnya dilanjutkan sesuai kebutuhan dan ketentuan dari lowongan yang diminati,” ujar Sigit, Minggu (13/9/26).
Sigit mengungkapkan, minat pengunjung tidak hanya tertuju pada peluang kerja di dalam negeri. Lowongan pekerjaan luar negeri justru menjadi salah satu yang banyak diminati, dengan Jepang, kawasan ASEAN, dan Timur Tengah termasuk tujuan yang menarik perhatian pencari kerja.
“Peluang yang ditawarkan dalam job fair ini juga cukup besar. Secara keseluruhan, tersedia lebih dari 7.000 lowongan pekerjaan untuk berbagai negara,” jelasnya.
Menurut Sigit, karakter pengunjung cukup beragam. Mereka tidak hanya berasal dari kelompok usia kerja, tetapi juga terdapat orang tua yang mencari informasi untuk anggota keluarganya serta siswa sekolah menengah atas (SLTA).
“Usianya variatif. Ada orang tua, usia kerja, dan juga murid SLTA. Untuk minatnya, yang banyak adalah peluang kerja ke luar negeri, di antaranya Jepang, ASEAN, dan Timur Tengah,” katanya.
Besarnya jumlah lowongan tersebut membuat Disnakertrans Kabupaten Sukabumi masih perlu melihat sejauh mana peluang yang tersedia dapat berujung pada penempatan tenaga kerja.
“Kami akan melakukan evaluasi pelaksanaan agar ke depan lebih baik, baik dari sisi jumlah peminat maupun peserta job fair,” tutur Sigit.
Ia berharap, job fair dapat menjadi bagian tetap dalam agenda Sukabumi Expo pada tahun berikutnya. Kegiatan serupa juga diharapkan dapat diintegrasikan dengan berbagai agenda lokal lainnya untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja.
“Harapannya, ke depan job fair bisa masuk dalam gelaran expo tahun depan dan berbagai event lokal lainnya sehingga dapat terus mendorong peluang kerja bagi pencari kerja,” pungkasnya.»
Kembalinya job fair setelah hampir satu dekade menjadi catatan penting bagi Kabupaten Sukabumi. Dengan ribuan peluang kerja yang tersedia dan ratusan pencari kerja yang mulai ditindaklanjuti, efektivitas kegiatan tersebut selanjutnya akan ditentukan oleh seberapa banyak peluang yang benar-benar berujung pada penempatan tenaga kerja.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
