Musim Kemarau Diprediksi Panjang, BPBD Maksimalkan Distribusi Air Bersih

Sukabuminow.com || Kepala Seksie : Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah : BPBD Kabupaten Sukabumi : Eka Widiana. Menyebut 12 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Berpotensi mengalami krisis air bersih pada musim kemarau tahun 2019.

Wilayah tersebut. Di antaranya : Cikembar. Warungkiara. Bantargadung. Palabuharatu. Gegerbitung. Gunungguruh. Ciracap. Surade. Parungkuda. Cicurug. Cisolok. Dan Kecamatan Simpenan.

“Ada beberapa yang terdampak cukup parah. Yakni Kecamatan Cibadak. Warungkiara. Simpenan. Bantargadung. Gegerbitung. Pelabuhanratu. Dan Kecamatan Gunungguruh. Bahkan di Kecamatan Bantargadung hampir semua desa terdampak,” tuturnya kepada Sukabuminow. Saat dihubungi melalui saluran telepon. Rabu (24/7/19).

Baca Juga :

Menurutnya dampak dari kemarau tahun ini dirasakan cukup ekstrem. Sebab jika dua hari saja tidak turun hujan. Masyarakat sudah kesulitan mendapatkan air bersih. Namun berbagai upaya telah dilakukan dalam menangai permasalahan tersebut. Yakni dengan menyalurkan bantuan air bersih. Dan mengcover wilayah yang tidak terjangkau oleh BPBD. Yang bekerjasama dengan PDAM. Sebab berdasarkan data dari BMKG. Musim kemarau saat ini akan berlangsung cukup lama. Jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu.

“Diperkirakan kemarau akan berlanjut sampai bulan November. Bantuan dan pendistribusian air bersih dilakukan. Setiap dua hari sekali untuk wilayah terdampak. Dengan pasokan sebanyak 5 ribu liter untuk setiap wilayah,” tutupnya. (Diana NH)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru