Sukabuminow.com || Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berada di area blank spot. Hal itu dibenarkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cisolok, Saeful Anwar.
Menurutnya, kondisi seperti itu akan berpengaruh pada kinerja Pengawas TPS dalam digitalisasi data. Meski begitu, ia memastikan seluruh PTPS se-Kecamatan Cisolok yang berjumlah 118 orang telah siap bekerja maksimal.
“Kita kan ada aplikasi Siwaslih (Sistem Pengawasan Pemilih) yang akan digunakan PTPS. Tujuannya untuk digitalisasi data agar lebih efisien. Dan tentu saja, penggunaannya memerlukan sinyal yang kuat,” tuturnya usai Penguatan Kapasitas PTPS se-Kecamatan Cisolok di Aula Gedung Pusat Geologi, Cisolok, Sabtu (16/11/24).
Kang Epul memastikan, hal itu telah dilaporkannya kepada Bawaslu Kabupaten Sukabumi. Sama seperti sebelumnya, lanjutnya, Bawaslu menggandeng provider telekomunikasi untuk menyediakan kebutuhan sinyal di area blank spot.
“Bawaslu pasti menyiapkan itu. Tapi untuk meminimalisir kendala, kami tetap arahkan PTPS untuk melakukannya secara manual juga. Kami pun mengarahkan PTPS untuk memotret data C1 Plano terlebih dahulu. Kemudian saat masuk aplikasi Siwaslih, tinggal mengambil dari galeri masing-masing. Untuk meminimalisir gangguan saat akan menggunakan Siwaslih setelah log in. Karena masih suka muter (loading) biasanya,” jelasnya.
Sementara itu dalam Penguatan Kapasitas PTPS kedua tersebut, Panwascam Cisolok menghadirkan Muhammad Syamsuri, Demisioner Bawaslu Kabupaten Sukabumi, sebagai pemateri. Materi yang disampaikan, kata Kang Eful, yakni terkait Siwaslih dan PKPU Nomor 17 tahun 2024 tentang Teknis Penyelenggaraan Pungut Hitung.
“Alhamdulillah seluruh PTPS Kecamatan Cisolok sudah menguasai Siwaslih. Jadi tidak ada masalah untuk penguasaan. Paling kendala tadi itu, sinyal dan juga loading aplikasi. Tapi sejauh ini kami bisa mengatasinya dengan baik.
Di tempat sama Kepala Sekretariat Panwascam Cisolok, Sas menambahkan, pihaknya akan terus memantau segala persiapan hingga akhir. Saat ini, pihaknya terus memantau masa kampanye yang masih terus berlangsung.
“Kita sudah buat plan ke depannya. Termasuk plan setelah masa kampanye atau di masa tenang hingga pelaksanaan. Kami siap bertugas sebaik mungkin untuk menciptakan Pemilu damai yang berkeadilan, khususnya di Kecamatan Cisolok,” tegasnya.
Pria yang pernah bertugas di keprotokolan Setda Kabupaten Sukabumi itu juga telah mewanti-wanti seluruh personel Panwascam Cisolok, PKD, hingga PTPS, untuk menjaga kesehatan. Sehingga mampu menjalankan tugas sebaik mungkin di wilayah dengan jumlah pemilih tetap yang mencapai 55.156 orang tersebut.
“Nanti di hari H, kami pastikan monitoring berjalan di seluruh TPS. Termasuk di perbatasan dengan Banten. Kami juga akan membagi tugas untuk mendampingi petugas monitoring yang datang dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan unsur Forkopimda lainnya,” pungkasnya. (Ade F)
Editor : Andra Permana
