Industri Farmasi di Sukabumi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Sukabuminow.com || Keberadaan industri farmasi di Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penyedia lapangan kerja. Hal ini terlihat dari operasional PT Mersifarma Tirmaku Mercusana di Kecamatan Cikembar yang telah berkontribusi menyerap ribuan tenaga kerja sejak mulai beroperasi pada tahun 2000.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja merupakan isu strategis yang harus mendapat perhatian. Industri padat karya, termasuk sektor farmasi, dinilai mampu mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Kehadiran industri farmasi di Sukabumi terbukti memberi dampak positif, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Asjap saat melakukan kunjungan silaturahmi, Selasa (23/9/25).

Di tempat sama, Presiden Direktur PT Mersifarma, F. Tirtokoesnadi, mengungkapkan perusahaannya telah membangun delapan pabrik yang masing-masing memproduksi jenis obat berbeda. Hal ini dilakukan untuk memenuhi standar ketat pengawasan dari Kementerian Kesehatan maupun BPOM.

“Kami mulai pembangunan sejak 1997 dan resmi beroperasi pada 2000. Hingga kini terdapat delapan pabrik dengan sistem produksi terpisah sesuai regulasi. Seiring perkembangan usaha, kami berencana menambah kapasitas produksi sekaligus membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.

Dengan basis pelanggan utama pemerintah, pihaknya berperan tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan obat nasional, tetapi juga dalam memperkuat struktur ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja. Rencana ekspansi perusahaan diharapkan dapat memperbesar dampak positif tersebut, baik bagi industri farmasi maupun masyarakat Sukabumi.

Reporter: Ridwan HMS
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru