Sukabuminow.com II Kecamatan Cicantayan. Merupakan sebuah wilayah di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Yang memiliki luas wilayah. Mencapai 4.028,91 hektare. Dipimpin Camat Sendi Apriadi. Cicantayan semakin muncul ke permukaan. Sebab banyak inovasi yang dilakukan. Serta lebih sering dikunjungi Bupati Sukabumi : Marwan Hamami. Dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga : TP PKK Kabupaten Sukabumi : Yani Jatnika Marwan.

Berbatasan dengan Kecamatan Caringin di utara. Cikembar di selatan. Cisaat di timur. Dan Cibadak di barat. Membuat Cicantayan begitu strategis. Dan memiliki peranan penting. Dalam menunjang perekonomian di Kabupaten Sukabumi. Sektor pertanian dan perkebunan. Masih menjadi mata pencaharian utama warga. Di 8 desa. Di antaranya : Hegarmanah. Cicantayan. Cimahi. Cisande. Cijalingan. Lembur Sawah. Sukadamai. Dan Cimanggis.
“Kami memang dikenal sebagai daerah penghasil manggis. Bahkan setiap tahun. Manggis Cicantayan. Selalu memenuhi pasar buah di Tiongkok,” ungkap Sendi.

Luas lahan pertanian di Cicantayan. Mencapai 2.668,51 hektare. Dengan rincian 1.242,53 hektare lahan sawah. Dan 1.425,92 hektare lahan bukan sawah. Dengan ketinggian wilayah. Yang berkisar antara 100 hingga 1000 meter diatas permukaan laut. Cicantayan memang sangat cocok. Untuk pertanian dan perkebunan.
“Dari 8 desa. 6 desa mengembangkan jenis padi. Sementra dua lainnya. Yakni Hegarmanah dan Cimanggis. Lebih mengembangkan tanaman hortikultura. Di antaranya manggis. Yang telah memiliki kualitas ekspor,” papar mantan Kepala Bidang Mutasi Dan Pengembangan Karir. Pada Badan Kepegawaian Daerah : BKD Kabupaten Sukabumi itu.

Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2017. Kecamatan Cicantayan dihuni 56.413 jiwa. Terdiri dari 28.664 laki-laki. Dan 27.749 perempuan. Konsentrasi penduduk terbesar. Terdapat di Desa Lembur Sawah : 10.313 jiwa. Dan terkecil di Desa Cimanggis. Dengan 2.646 jiwa.

Banyak hal lain. Selain manggis kualitas ekspor. Yang menjadi penunjang ekonomi Cicantayan. Di antaranya potensi industri bata merah. Industri kreatif pembuatan sandal dan bola. Bahkan sektor pariwisata. Seni dan budaya. Yang cukup melekat kuat. Juga bergeliat. Di Desa Cimanggis. Dengan hadirnya lingkungan Seni Pencak Silat Satria Mekar Manggis. Pimpinan Abah Madni dan Mang Pudin. Di Kampung Manggis RT 05/01. Desa Cimanggis Kecamatan Cicantayan. Tempat tersebut. Mengajarkan pendidikan karakter. Bagi generasi muda Cicantayan.
“Dalam kunjungan kemarin. Pak bupati meminta kami (Pemerintah Kecamatan Cicantayan). Lebih mengembangkan pendidikan karakter. Melalui tempat itu,” ujarnya.

Bupati Sukabumi : Marwan Hamami. Bahkan pernah mencanangkan Program Saba Cicantayan. Sebagai kawasan wisata dalam kawasan desa terintegrasi. Saat itu. Hampir seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah : OPD Kabupaten Sukabumi. Sering berkunjung ke Cicantayan.
“Beberapa tahun ke belakang. Kondisi Cicantayan memang kurang terbaca. Penggalian potensi alam dan sosialnya. Masih kurang optimal saat itu. Saat ini kami cukup bangga. Karena Cicantayan sudah mulai diperhitungkan. Ini berkat kerja keras semua pihak,” urainya.
Terbaru. Sendi Apriadi. Meluncurkan satu area. Yang direncanakan akan menjadi kawasan wisata. Yakni Wisata Kolecer Bukit Panineungan. Yang diresmikan Marwan Hamami belum lama ini.
“Kami merencanakan pembuatan satu juta kolecer. Di Bukit Panineungan ini,” terangnya.

Ia menyebut. Perjalanan Cicantayan. Seperti sekarang ini. Berawal dari pencanangan Taman Bukit Sarongge oleh Bupati Marwan Hamami di batas kecamatan. Yakni Desa Sukadamai. Yang berhasil meyakinkan Pemkab Sukabumi. untuk melakukan pembangunan. Terhadap ruas jalan Cimahi-Bojong. Yang telah lama terabaikan. Hingga tuntas tahun ini.
Bahkan hanya dalam kurun waktu 6 bulan ini. Hampir setiap desa telah memunculkan calon potensi wisata. Yang variatif dan cukup diperhitungkan. Kehadiran Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi : Bocimi di wilayah utara. Dan double track di wilayah tengah. Hingga rencana pembangunan Bandara di wilayah selatan Cicantayan. Tepatnya di Kecamatan Cikembar. Semakin memberi harapan besar bagi Sendi. Yang bercita-cita menjadikan Cicantayan. Lebih dikenal luas.
“Semua view itu. Dapat dinikmati dari kawasan Bukit Panineungan. Apalagi nanti kalau Taman Sajuta Kolecer dan Taman Bukit Gunung Bunder sudah dibuat. Di sana ada ciri khas uniknya. Yakni banyak kars dan goa eksotis,” bebernya.

Sendi mengaku. Saat ini masih terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Terhadap potensi yang dimiliki. Sebagai aset yang pantas untuk ditata dan dikembangkan. Di tahun 2020 mendatang. Sebagai suatu kawasan yang memiliki nilai jual. Kepada masyarakat luas.
“Kami tengah konsen. Membina peningkatan SDM. Sesuai harapan pak bupati. Yang akan melahirkan sinkronisasi yang kokoh. Antara potensi wilayah. Dengan kesiapan SDM di wilayah. Ini tantangan bagi kami,” imbuhnya.
“Insya Allah. Tahun 2019-2020 akan kita lakukan penataan secara gradual dan simultan. Kami optimis akan mampu merealisasikannya,” pungkasnya. (Adv/DKIP)
Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
