Sukabuminow.com || Sebuah video yang memperlihatkan aksi duel antara pelajar SMP dan MTs di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, beredar luas di berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga media online.
Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah anak saling memukul di sebuah kebun yang dijadikan lokasi perkelahian. Video ini pun langsung menuai perhatian publik, termasuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi yang menyesalkan terjadinya peristiwa memprihatinkan tersebut.
Kepala Seksi Kesiswaan SMP pada Disdik Kabupaten Sukabumi, Devi Indra Kusumah, menegaskan bahwa pihaknya prihatin sekaligus menyayangkan tindakan para pelajar yang dinilai mencoreng dunia pendidikan.
“Jujur, kita merasa prihatin terkait peristiwa ini. Anak-anak kita mengalami degradasi moral. Ini sebagai warning bagi kita semua orang dewasa untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Karena sedikit saja lengah, potensi perilaku menyimpang pada anak pasti muncul,” ujar Devi, Jumat (3/10/25).
Devi juga menyebutkan bahwa peristiwa duel pelajar tersebut kini telah ditangani oleh pihak Polsek Surade. Polisi sudah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Untuk sanksi di satuan pendidikan memang belum ditetapkan, namun kami sudah melakukan koordinasi secara langsung melalui telepon. Saat ini kami terus memantau perkembangan kasus tersebut. Harapan kami, kejadian serupa tidak lagi terulang di masa mendatang,” tambahnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi orang tua, guru, serta masyarakat luas untuk lebih aktif dalam mengawasi perilaku anak-anak, khususnya di luar lingkungan sekolah.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
