AdvertorialKabupaten SukabumiPendidikanPeristiwa

Dua Ruang Kelas SMPN 1 Jampangtengah Tak Layak Huni, Guru : Perbaikan Tahun Depan

Sukabuminow.com || Hampir tiga tahun lamanya puluhan pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jampangtengah, Kampung Bojonglopang, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, belajar di ruang kesenian dan perpustakaan. Hal itu diakibatkan bangunan kelas yang biasa digunakan ambruk setelah lapuk dimakan usia.

Iwan Riadi, guru di sekolah tersebut mengatakan, total dua kelas ambruk akibat lapuk dimakan usia. Sehingga memaksa para pelajar memakai ruang kesenian dan perpustakaan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Yang rusak itu ruang kelas VIII E dan VIII F. Kondisi bangunannya sudah tidak layak digunakan untuk KBM. Bahaya jika dipaksakan,” terangnya, Jumat (19/8/22).

SMPN 1 Jampangtengah, kata Iwan, memiliki total 628 pelajar. Sementara kelas VIII E memiliki total 59 orang pelajar, dan kelas VIII F memiliki 28 orang pelajar.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Pak Kadisdik (Mohammad Solihin) juga sudah meninjau langsung ke sekolah. Informasinya akan diperbaiki tahun depan,” terangnya.

Ia menjelaskan, Gedung SMPN 1 Jampangtengah telah berdiri sejak tahun 1979 silam. Pernah beberapa kali mendapatkan sentuhan rehab namun hanya yang bersifat ringan tanpa dilakukan menyeluruh.

“Rehabnya biasanya tidak sampai atas, paling bawahnya saja. Posisi atap juga tinggi dan vertikal. Penyangga genting pun sudah keropos sehingga tidak stabil lagi,” bebernya.

“Genting sering pada jatuh, jika musim hujan bocor dan merusak dinding kayu di atas. Semoga perbaikan bisa dilakukan sesuai rencana, malah kalau bisa lebih cepat dari jadwal. Supaya para pelajar belajar dalam situasi lebih kondusif,” tandasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button