Drama Laut dan Anak Hilang: Cerita Lengkap Libur Lebaran 2025 di Pantai Sukabumi

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi menjadi magnet wisata selama libur Lebaran 2025. Memasuki H+4 Idulfitri 1446 Hijriah, Jumat (4/4/25), ribuan orang memadati kawasan wisata pantai, mulai dari Pantai Ujunggenteng di Ciracap hingga Karanghawu di Cisolok. Di balik suasana riuh dan tawa liburan, beberapa insiden menegangkan sempat mewarnai perayaan tersebut.

Penyelamatan Dramatis di Laut: Lima Wisatawan Hampir Tewas

Kamis (3/4/25) atau H+3 Lebaran, dua kejadian nyaris merenggut nyawa pengunjung pantai. Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang pelajar asal Tangerang berinisial AP (14 th) terseret ombak besar saat duduk di tepi karang Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok.

Beruntung, tim gabungan dari Life Guard Balawista dan Sat Polairud Polres Sukabumi yang siaga segera melakukan penyelamatan. Korban berhasil ditarik dari lautan dalam kondisi selamat meski sempat terseret arus cukup jauh.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, empat wisatawan kembali nyaris menjadi korban ganasnya arus laut di kawasan Ruang Terbuka Hijau Pantai Citepus, Palabuhanratu. Mereka terdiri dari seorang pria berusia 45 tahun asal Palabuhanratu, serta tiga remaja perempuan dari Bandung berinisial TAS (20 th), AKH (16 th), dan CM (13 th).

“Keempat korban ini berenang di area dengan arus cukup kuat. Meski sempat diingatkan oleh petugas, mereka tetap melanjutkan aktivitas hingga akhirnya terseret ombak,” ujar Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Nandang Herawan. Penyelamatan kembali berlangsung cepat oleh tim gabungan Ditpolairud Polda Jabar, Satpolairud, dan Balawista.

Anak Hilang di Tengah Ribuan Pengunjung

Di tengah ramainya pengunjung, dua kejadian anak terpisah dari orang tua sempat membuat cemas banyak pihak. Kejadian pertama terjadi di Pantai Minajaya, Kecamatan Surade. Seorang bocah laki-laki berusia sekitar tiga tahun ditemukan menangis sendirian oleh pengunjung dan segera dibawa ke pos pengamanan.

“Anak tersebut akhirnya kami temukan ibunya di salah satu lesehan arah barat pantai. Ternyata ia terlepas dari ayahnya saat bermain,” ungkap Aipda Irvan Setiawan dari Polsek Surade.

Kejadian serupa terjadi di Pantai Karanghawu. Seorang anak perempuan bernama Syapika Putri (6 th) ditemukan petugas pengamanan pantai dalam kondisi kebingungan. Setelah dilakukan pendataan dan pencocokan ciri-ciri, diketahui bahwa ia terpisah dari ibunya yang tengah berada di Pantai Kapitol, tak jauh dari lokasi awal.

Dengan koordinasi cepat antarpetugas di lapangan, Syapika berhasil dipertemukan kembali dengan ibunya, Irma, warga Cilaku, Cianjur. Proses pertemuan berlangsung haru di Pos Jaga Pantai Karanghawu.

Imbauan dan Langkah Antisipasi

Melihat rangkaian peristiwa ini, jajaran Polres Sukabumi bersama tim Balawista mengimbau kepada seluruh pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mengawasi anak-anak dan mengikuti arahan petugas di lokasi wisata.

“Keselamatan pengunjung adalah prioritas. Kami terus melakukan patroli, pemantauan, dan edukasi kepada wisatawan agar tidak ada korban jiwa selama libur Lebaran ini,” tegas Nandang.

Libur panjang Idulfitri yang diwarnai hiruk pikuk di pantai-pantai Sukabumi membawa suka dan duka. Meski beberapa insiden sempat terjadi, berkat kerja cepat dan koordinasi petugas di lapangan, semuanya dapat ditangani tanpa korban jiwa. Peringatan ini jadi pengingat bahwa alam bisa berubah dalam sekejap—dan kewaspadaan tetap jadi kunci utama keselamatan. (Ade F)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru