Sukabuminow.com || Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD Pengendalian Penduduk Kecamatan Waluran menyelenggarakan Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Rabu (9/7/25).
Pertemuan tersebut melibatkan unsur strategis di tingkat desa, termasuk perangkat desa, kader KB, tokoh masyarakat, serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Kegiatan ini bertujuan menguatkan koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) di tingkat desa.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Informasi (Daltin) DPPKB Kabupaten Sukabumi, Ani Andriyani, dalam arahannya menegaskan pentingnya peran aktif Pokja dalam mengidentifikasi permasalahan, merumuskan solusi, serta menyusun dan melaksanakan kegiatan prioritas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
“Kampung KB bukan hanya tentang program keluarga berencana, tetapi merupakan miniatur pembangunan berbasis keluarga. Di sinilah sinergi antar sektor menjadi kunci keberhasilan. Ketika semua pihak bergerak bersama, tujuan membentuk keluarga berkualitas dan masyarakat sejahtera akan lebih mudah tercapai,” ujar Ani, Kamis (10/7/25).
Isu strategis yang mengemuka dalam pertemuan ini adalah perlunya akselerasi program Bangga Kencana melalui pendekatan partisipatif yang berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan. Kampung KB diharapkan menjadi pusat integrasi program lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan sosial.
“Melalui kegiatan ini, DPPKB Kabupaten Sukabumi juga mendorong peningkatan kapasitas anggota Pokja agar mampu menjalankan tugas secara optimal, termasuk menjadi fasilitator perubahan sosial di masyarakat,” katanya.
Diharapkan, pertemuan Pokja Kampung KB di Desa Waluran ini menjadi momentum penting dalam membangun kesepahaman dan komitmen bersama untuk mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga yang berdaya, mandiri, dan berkualitas.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
